SportlinkNews - Pertandingan pembukaan Meksiko di Piala Dunia 2026 seharusnya menjadi perayaan besar. Tetapi masih harus dilihat apakah hal itu akan benar-benar terjadi.
Puluhan ribu orang turun ke jalan di ibu kota, Mexico City, untuk berdemonstrasi menentang Piala Dunia 2026.
Meksiko bersiap untuk pertandingan pembukaan Piala Dunia di ibu kota yang penuh dengan protes.
Baca Juga: Hanya Sabar/Reza Bertahan, Dua Ganda Putra Indonesia Tersingkir
Dua hari sebelum duel pertama antara Meksiko dan Afrika Selatan, beberapa jalan menuju Stadion Mexico City diblokir oleh demonstrasi serikat guru.
Namun, tidak ada kekacauan total. Stadion masih dapat diakses oleh media dan sukarelawan yang perlu mengambil akreditasi mereka.
Provokasi
Presiden Claudia Sheinbaum menyebut protes tersebut, termasuk pemblokiran jalan dan perusakan patung-patung yang terkait dengan Piala Dunia 2026, sebagai "provokasi."
Ia menolak untuk mengeluarkan perintah polisi untuk menekan demonstrasi untuk saat ini dan mengatakan bahwa ia "menjamin bahwa upacara pembukaan Piala Dunia akan berjalan lancar, damai, dan tenang."
Meksiko menjadi tuan rumah Piala Dunia untuk ketiga kalinya. Turnamen final sebelumnya diadakan di negara itu pada tahun 1970 dan 1986.
Meksiko sekarang berbagi penyelenggaraan dengan AS dan Kanada. Dari 104 pertandingan, tiga belas akan dimainkan di Meksiko, termasuk pertandingan pembukaan.
Baca Juga: Vietnam Tersingkir, Timnas Indonesia Tantang Australia
Pekerjaan belum selesai tepat waktu
Di bandara internasional Kota Meksiko, para pekerja masih bekerja hingga larut malam untuk mempersiapkan semuanya.
Jelas bahwa ini tidak akan sepenuhnya selesai sebelum pertandingan dimulai pada hari Kamis 11 Juni 2026.
Artikel Terkait
FIFA Mencabut Tiket Suporter Iran di Piala Dunia 2026
Shakira Cetak Sejarah Piala Dunia Lewat Lagu Dai Dai
Apa yang Membuat Lapangan di Stadion Piala Dunia 2026 Istimewa?
Istri Lionel Messi, Antonela Roccuzzo Tampil Berani dalam Balutan Bikini Mungil
Barcelona Masih Ragu, Muenchen Siap Tampung Rashford