SportlinkNews - Asosiasi Sepak Bola Iran angkat bicara setelah FIFA mencabut alokasi tiket Piala Dunia kepada suporter yang mengklaim adanya campur tangan.
Reuters baru-baru ini melaporkan bahwa Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) telah memprotes pencabutan kuota tiket untuk penggemar Iran di Piala Dunia 2026 hanya beberapa hari sebelum turnamen dimulai.
Menurut FFIRI, proses distribusi tiket untuk penggemar Iran telah dimulai melalui sistem resmi.
Baca Juga: Marc Marquez Kasih Peringatan Keras Lewat Kemenangan Mutlak di GP Hungaria
Namun, federasi secara tak terduga mendapati dirinya tidak dapat melanjutkan penyediaan tiket seperti yang direncanakan semula.
"Banyak penggemar sepak bola Iran telah bergantung pada prosedur yang dipublikasikan secara resmi untuk merencanakan perjalanan dan akomodasi mereka agar dapat menonton pertandingan tim nasional," kata FFIRI dalam sebuah pernyataan.
Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) berpendapat bahwa pencabutan tiket yang dialokasikan secara sah kepada penggemar Iran bertentangan dengan semangat turnamen internasional dan prinsip kesetaraan di antara negara-negara peserta.
Baca Juga: Sapu Bersih FIFA Matchday, Herdman Puji Mentalitas Baja Timnas Indonesia
FFIRI juga mempertanyakan kemungkinan bahwa faktor politik dan perilaku tidak sportif memengaruhi penyelenggaraan acara sepak bola terbesar di dunia tersebut.
Menurut peraturan FIFA, setiap federasi yang berpartisipasi dalam Piala Dunia dialokasikan sekitar 8% tiket untuk pertandingan tim nasionalnya untuk didistribusikan kepada penggemar sesuai dengan kriteria masing-masing.
Meskipun tidak menyebutkan pihak mana yang membuat keputusan untuk mencabut larangan tersebut, FFIRI meminta FIFA untuk memastikan prinsip netralitas dan keadilan, serta mencegah faktor-faktor non-sepak bola memengaruhi turnamen.
Baca Juga: Messi Cetak Rekor Baru di AS Jelang Piala Dunia 2026
Pada Piala Dunia 2026, Iran berada di Grup G bersama Selandia Baru, Belgia, dan Mesir.
Namun, perjalanan tim tersebut menghadapi banyak hambatan karena ketegangan geopolitik, yang memaksa mereka untuk memindahkan markas mereka dari AS ke Meksiko karena masalah visa.
Artikel Terkait
Jelang Bursa Transfer Pemain, CEO Manchester United Kasih Kode Keras Pemain yang akan Direkrut
Hanya Sabar/Reza Bertahan, Dua Ganda Putra Indonesia Tersingkir
Indonesia Jaga Asa di AVC Cup 2026 Usai Kalahkan Hong Kong
Grup K Piala Dunia 2026: Kolombia Bangkit dari Keterpurukan, James dan Luis Diaz Siap Pimpin Los Cafeteros di Piala Dunia 2026
Vietnam Tersingkir, Timnas Indonesia Tantang Australia