SportlinkNews - Tokoh sepak bola legendaris asal Prancis, Arsene Wenger, memberikan pembelaan sekaligus prediksi optimistis terkait performa Kylian Mbappe di panggung internasional. Mantan arsitek taktik Arsenal tersebut meyakini sang penyerang bakal menjadi pembeda bagi langkah skuad Les Bleus di Piala Dunia 2026.
Harapan besar publik kini memang kembali tertumpu pada pundak penyerang berusia 27 tahun tersebut untuk memimpin lini serang Prancis. Langkah armada Ayam Jantan dalam turnamen akbar sepak bola sejagat ini dipastikan menjadi sorotan karena status mereka sebagai salah satu tim unggulan utama.
Performa Mbappe di level klub sebenarnya sempat memicu perdebatan sengit setelah dirinya gagal mempersembahkan trofi bagi Real Madrid pada musim ini. Kendati mengakhiri kompetisi tanpa raihan gelar juara, catatan produktivitas gol eks pemain Monaco tersebut sebenarnya masih berada di angka yang sangat fantastis.
Baca Juga: Striker Jebolan Liverpool Divock Origi Resmi Gantung Sepatu
Mbappe sukses menyumbangkan total sebanyak 42 gol dari keseluruhan 44 pertandingan yang dilakoninya di semua ajang. Namun, standar tinggi yang disematkan publik membuat pencapaian individu yang luar biasa tersebut tetap tidak luput dari sasaran kritik.
Kondisi kebugaran Mbappe juga sempat menjadi momok yang mencemaskan bagi jajaran tim pelatih menjelang keberangkatan skuad ke turnamen. Cedera fisik yang sempat membekapnya memicu keraguan besar mengenai kesiapan sang pemain untuk tampil sejak menit awal pertandingan.
Kendati demikian, kekhawatiran publik perlahan mulai terkikis setelah Mbappe dinyatakan pulih dan kembali merumput bersama rekan-rekannya. Ia tercatat sudah diturunkan dalam rangkaian pertandingan uji coba yang dilakoni Prancis sebagai persiapan pemungutan kekuatan.
Baca Juga: Piala Dunia 2026: Protes Besar-besaran Menjelang Pertandingan Pembukaan Meksiko
Akan tetapi, sorotan tajam kembali mengarah pada efektivitas Mbappe setelah dirinya gagal mencatatkan namanya di papan skor dalam dua laga pemanasan tersebut. Paceklik gol yang dialaminya memaksa pemain lain untuk mengambil alih peran sebagai mesin gol utama tim dalam uji coba.
Saat armada asuhan Didier Deschamps dipaksa menyerah dengan skor tipis 1-2 dari Pantai Gading, gol tunggal Prancis justru lahir dari kaki Rayan Cherki. Hasil minor tersebut langsung memicu evaluasi mendalam dari tim kepelatihan terkait koordinasi di lini depan.
Kondisi permainan Prancis baru menunjukkan grafik peningkatan yang signifikan saat melakoni laga uji coba kedua melawan Irlandia Utara. Performa impresif Michael Olise yang mengemas trigol sukses membawa kemenangan 3-1, meski Mbappe kembali gagal menyumbang gol.
Baca Juga: WorldSBK Kembali ke Sirkuit Misano, Brembo Paparkan Data Pengereman yang Fantastis
"Kylian Mbappe sering kali dikritik secara tidak adil musim ini," kata Wenger seperti dikabarkan oleh Madrid Xtra.
Wenger menilai penurunan performa yang dialami Mbappe tidak bisa dilepaskan dari dinamika internal yang terjadi di dalam klubnya saat ini. Transformasi taktik yang belum berjalan sempurna di Real Madrid dianggap menjadi faktor utama yang membatasi ruang geraknya di lapangan.
Artikel Terkait
Grup B Piala Dunia 2026: Bosnia Herzegovina Bersiap Bikin Kejutan Baru Setelah Kandaskan Azzurri
Grup B Piala Dunia 2026: Swiss Melangkah Mulus Tanpa Kekalahan di Kualifikasi Eropa
Thomas Tuchel Redam Ekspektasi Publik terhadap Timnas Inggris di Piala Dunia 2026
Grup L Piala Dunia 2026: Vatreni dan Tradisi Melampaui Ekspektasi