Legenda Inggris Minta Thomas Tuchel Bongkar Pasang Skuad demi Kebugaran

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Sabtu, 13 Juni 2026 | 17:35 WIB
Pelatih Inggris Thomas Tuchel (EnglandFootball)
Pelatih Inggris Thomas Tuchel (EnglandFootball)

SportlinkNews - Komposisi lini serang tim nasional Inggris yang melimpah memicu perhatian serius dari mantan penyerang legendaris, Michael Owen. Ia mendesak manajer Thomas Tuchel untuk menerapkan strategi bongkar pasang pemain demi menjaga kedalaman skuad Tiga Singa tetap optimal.

Kedalaman materi pemain di sektor sayap dan gelandang serang menjadi alasan utama munculnya saran taktis tersebut. Tuchel dinilai memiliki kemewahan opsi yang luar biasa untuk menyokong performa ujung tombak utama tim.

Arsitek asal Jerman tersebut sejatinya tidak mengikutsertakan dua pilar penting, yakni Cole Palmer dan Phil Foden, ke dalam skuad terbaru. Kendati demikian, daya dobrak lini depan juara Piala Dunia 1966 itu dinilai sama sekali tidak berkurang.

Baca Juga: Grup D Piala Dunia 2026: Amerika Serikat Mencoba Bangkit di Rumahnya Sendiri

Satu tempat di posisi ujung tombak utama hampir dapat dipastikan terkunci rapat oleh kapten tim, Harry Kane. Sementara itu, bomber Ivan Toney diplot sebagai pelapis utama dari penyerang Bayern Munchen tersebut.

Perebutan tempat untuk mengisi tiga posisi krusial di belakang striker tunggal dipastikan bakal berlangsung sangat sengit. Pasalnya, posisi tersebut dihuni oleh deretan talenta papan atas yang tengah naik daun di kompetisi domestik maupun Eropa.

Nama-nama besar seperti Bukayo Saka, Marcus Rashford, Morgan Rogers, Anthony Gordon, hingga Eberechi Eze siap bersaing ketat. Selain itu, Tuchel juga masih memiliki opsi berkualitas lain pada diri Noni Madueke, Ollie Watkins, serta bintang Real Madrid, Jude Bellingham.

Baca Juga: Amerika Serikat Cukur Paraguay 4-1, Folarin Balogun Cetak Brace

Melihat situasi tersebut, Owen memberikan rekomendasi agar rotasi pemain terus dilakukan secara konsisten oleh tim kepelatihan. Langkah ini dianggap rasional karena kualitas antarpemain yang memperebutkan posisi tersebut berada pada level yang hampir setara.

Lebih lanjut, Owen menegaskan bahwa rotasi idealnya tidak hanya diterapkan dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya saja. Pola pergantian pemain tersebut dinilai sangat efektif untuk diaplikasikan langsung di tengah jalannya satu laga yang sama.

"Kita sangat kuat di posisi-posisi itu dan yang akan memenangkan turnamen ini adalah kebugaran, dan yang akan menghancurkan kita adalah panas, kelelahan, dan keletihan, jadi saya tidak peduli siapa yang bermain dari awal di sana," kata Owen dikutip dari Metro.

Baca Juga: Roma Resmi Menunjuk Tony D’Amico sebagai Direktur Olahraga yang Baru

Mantan ikon Liverpool tersebut meyakini keunggulan fisik dan tingkat kebugaran akan menjadi pembeda utama bagi Inggris di turnamen besar. Melalui kebijakan rotasi yang radikal, risiko kelelahan akut yang kerap menghantui pemain di fase krusial dapat diredam.

"Bahkan saya akan melakukan sebaliknya jika Thomas Tuchel punya tiga pemain terbaik pilihannya untuk bermain di belakang Harry Kane. Saya akan menempatkan mereka semua di bangku cadangan dan baru memasukkannya di babak kedua karena itu lebih penting daripada babak pertama. Anda harus melakukan itu dan terus-menerus mengubah posisi mereka," ucapnya.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Sumber: Metro.co.uk

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X