SportlinkNews - Teka-teki mengenai kehadiran Neymar dalam pertandingan perdana Brasil di babak penyisihan grup akhirnya terjawab. Tim Samba dipastikan tidak akan diperkuat oleh eks pemain Barcelona tersebut saat bersua Maroko di New York New Jersey Stadium, Minggu (14/6) pagi WIB.
Neymar terpaksa melewatkan laga penting ini karena belum pulih total dari cedera betis yang dideritanya. Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, memilih bersikap realistis demi menyelamatkan kebugaran jangka panjang sang pemain di turnamen akbar ini.
Ancelotti mengonfirmasi Neymar masih harus menjalani program pemulihan terpisah bersama tim medis. Kendati absen bertanding di lapangan, kehadiran pemain berusia 34 tahun itu di dalam skuad dinilai tetap memberikan dampak psikologis yang sangat besar.
Baca Juga: Grup D Piala Dunia 2026: Amerika Serikat Mencoba Bangkit di Rumahnya Sendiri
Karisma dan pengalaman matang Neymar sangat dibutuhkan untuk membimbing barisan pemain muda Brasil di ruang ganti. Juru taktik asal Italia tersebut menegaskan peran Neymar di dalam tim jauh lebih luas daripada sekadar kontribusi teknis di lapangan hijau.
"Neymar terus bekerja keras untuk pulih secepat mungkin. Harapannya adalah dia sembuh dan dapat bergabung dengan kami pada pekan depan," kata Ancelotti dikutip BBC.
"Ketika kami sudah memanggil Neymar, kami memanggilnya bukan hanya karena kualitas Teknik yang dia miliki yang tidak diragukan lagi tapi juga pengalamannya dan contoh yang dapat dia berikan kepada para pemain muda di tim ini," Ancelotti menambahkan.
Baca Juga: Amerika Serikat Cukur Paraguay 4-1, Folarin Balogun Cetak Brace
Tim medis memproyeksikan opsi paling realistis bagi Neymar untuk kembali merumput adalah pada pertandingan kedua saat bersua Haiti. Melalui skenario tersebut, ia kemungkinan besar akan memulai laga dari bangku cadangan pada paruh kedua demi mengembalikan sentuhan bola.
Target utama dari program pemulihan intensif ini adalah memastikan Ancelotti bugar seratus persen di laga pemungkas grup. Skuad Selecao dijadwalkan melakoni duel penentu melawan perwakilan Eropa, Skotlandia.
Masalah cedera memang menjadi ujian terberat yang harus dihadapi oleh Ancelotti menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026. Beberapa hari sebelum turnamen dimulai, staf kepelatihan bahkan terpaksa mencoret nama bek potensial, Wesley, dari daftar resmi tim nasional.
Baca Juga: Roma Resmi Menunjuk Tony D’Amico sebagai Direktur Olahraga yang Baru
Pemain belakang yang merumput bersama AS Roma tersebut harus mengubur impiannya karena menderita cedera serius. Insiden malang itu menimpanya saat Selecao dalam uji coba melawan kekuatan sepak bola Afrika, Mesir.
Kehilangan Wesley menjadi kerugian taktis yang besar mengingat posisinya sangat fleksibel untuk dioperasikan di sektor bek kanan maupun kiri. Guna mengisi kekosongan posisi yang ditinggalkan, Ancelotti bergerak cepat memanggil gelandang enerjik milik klub Atalanta, Ederson Silva.
Artikel Terkait
Hakan Calhanoglu Yakin Turki Akan Mendominasi Australia di Laga Grup D Piala Dunia 2026
Luka Modric Siap Pensiun Setelah Piala Dunia 2026 Kelar
Piala Dunia 2026 Dinilai Mahal, Timnas Jerman Sediakan Bus Gratis untuk Suporter
Logistik Timnas Inggris Dibobol Pencuri, Dua Pelaku Ditangkap
Luis de la Fuente Pastikan Lamine Yamal Siap Tempur Hadapi Tanjung Verde