Paraguay Menang Tipis, Matias Galarga Cetak Gol Cepat ke Gawang Turki

Andi Wahyudi, Sportlink News
- Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:16 WIB
Matias Galarga mendapat ucapan selamat dari sang pelatih usai cetak gol cepat ke gawang Turki. (@albirroja)
Matias Galarga mendapat ucapan selamat dari sang pelatih usai cetak gol cepat ke gawang Turki. (@albirroja)

SportlinkNews - Duel seru tersaji di matchday 2 Grup D Piala Dunia 2026 antara Turki melawan Paraguay di Stadion San Francisco Bay Arena, Sabtu (20/6/2026).

Paraguay membuka pertandingan dengan gol cepat yang dicetak Matias Galarza di menit ke-2 (tepatnya detik ke-65) setelah mendapat bola dari Andres Cubas.

Sepakan keras Galarza yang mengarah ke kiri bawah gawang gagal dibendung kiper Ugurcan Cakir.

Baca Juga: Raphinha Disuruh Keluar Lapangan oleh Ancelotti Saat Duel Brasil vs Haiti, Vinicius Merasa Prihatin

Kebobolan di menit awal bikin pemain Turki merasa panas. Mereka langsung menekan Paraguay yang juga bermain keras.

Galarza pun mendapatkan kartu kuning usai melanggar pemain Turki. Arda Guler mendapat peluang di depan gawang Paraguay tapi tembakannya meleset.

Tekanan bertubi-tubi dilancarkan Turki demi menyamakan skor tapi Paraguay bermain pragmatis dan menyapu setiap ancaman ke gawan mereka.

Baca Juga: Brasil Pimpin Grup C Usai Taklukkan Haiti 3-0, Matheus Cunha Cetak Brace

Masuk menit ke-20 Turki benar-benar mengepung pertahanan Paraguay. Permainan bola-bola pendek dilakukan Turki demi membongkar pertahanan Paraguay yang rapat.

Peluang emas didapatkan Mert Muldur namun upayanya membentur tiang gawang Paraguay.

Meski ditekan Turki namun Paraguay mendapat kesempatan melakukan serangan balik cepat namun belum bisa mencetak gol berkat penyelamatan kiper Cakir.

Baca Juga: Pengadilan Banding Prancis Pastikan Achraf Hakimi akan Diadili dalam Kasus Pemerkosaan

Di injury time babak pertama (45+3') Paraguay harus kehilangan Miguel Almiron yang mendapat kartu merah dari wasit karena melanggar aturan terbaru FIFA.

Almiron terlihat menutup mulutnya saat berpapasan dengan pemain Turki. Dalam aturan baru FIFA menjelang Piala Dunia ini, hal tersebut dinilai sebagai pelanggaran berat karena dugaan pelecehan verbal.

Halaman:

Editor: Andi Wahyudi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X