Tiga Laga Tanpa Kebobolan, Unai Simon Pecahkan Rekor Istimewa Spanyol

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Minggu, 28 Juni 2026 | 18:23 WIB
Kiper Spanyol, Unai Simon. (Getty Images)
Kiper Spanyol, Unai Simon. (Getty Images)

SportlinkNews - Penjaga gawang utama Spanyol, Unai Simon, sukses menorehkan tinta emas dalam sejarah sepak bola negaranya setelah tampil impresif sepanjang fase grup Piala Dunia 2026. Ia menjadi aktor kunci yang membuat lini pertahanan La Roja belum kebobolan satu gol pun dari tiga laga yang telah dijalani.

Ketangguhan Simon di bawah mistar gawang diuji secara masif kala Spanyol bersusah payah meredam agresivitas Uruguay pada laga pemungkas penyisihan grup. Walaupun sempat melakukan dua kali momen menegangkan yang nyaris berujung petaka, kesigapan barisan belakang berhasil menjaga keunggulan tipis 1-0 hingga laga usai.

Raihan memukau berupa tiga catatan nirbobol secara beruntun selama lebih dari 270 menit ini menjadi fondasi kokoh kelolosan skuad asuhan Luis de la Fuente ke babak 32 besar. Pencapaian ini sekaligus memecahkan rekor historis baru yang bahkan tidak mampu diukir oleh generasi emas Spanyol saat merengkuh trofi juara pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.

Baca Juga: Portugal 0-0 Kolombia: Hari Buruk Ronaldo Harus Menaklukkan 2 Gunung

Kegemilangan tersebut sekaligus membungkam perdebatan panjang serta skeptisisme publik terkait siapa sosok yang paling layak mengawal gawang Spanyol menjelang Piala Dunia 2026 dimulai. Simon berhasil menjawab tuntas kepercayaan penuh yang diberikan untuk mengungguli dua nama beken lainnya, David Raya dan Joan Garcia.

Sebelum turnamen bergulir, desakan untuk mencopot posisi Simon sempat menguat seiring performa luar biasa Raya yang sukses menjuarai Liga Inggris bersama Arsenal. Di sisi lain, Garcia juga tampil sangat fenomenal bersama Barcelona setelah mencuri perhatian publik lewat penampilan impresifnya sejak masih berseragam Espanyol.

Kendati dua kompetitornya memiliki modal performa yang sangat mentereng di level klub, De la Fuente secara tegas memilih aspek pengalaman internasional yang dimiliki oleh Simon. Pendekatan taktis pelatih asal Basque tersebut terbukti sangat jitu karena Simon mampu memberikan aspek kepemimpinan, keunggulan duel udara, dan ketenangan yang dibutuhkan tim.

Baca Juga: Klasemen Akhir Grup K: Kolombia Kangkangi Portugal

Keputusan tersebut kini berbuah penghargaan sejarah yang sangat langka bagi perjalanan panjang sepak bola modern Spanyol di kancah internasional. Simon kini resmi menobatkan dirinya sebagai penjaga gawang pertama La Roja yang sukses melewati dua fase grup turnamen mayor secara beruntun tanpa kebobolan, setelah mencatat torehan serupa pada Piala Eropa 2024.

Ketangguhan lini pertahanan ini diharapkan dapat terus dipertahankan demi memuluskan ambisi besar Spanyol untuk kembali merebut takhta tertinggi sepak bola dunia. Ujian yang jauh lebih berat kini sudah menanti Simon dan kolega pada fase sistem gugur yang tidak lagi memberikan toleransi terhadap kesalahan sekecil apa pun.

Sejak Piala Dunia 2018 di Rusia, posisi kiper Spanyol selalu menjadi perhatian dan juga perdebatan di setiap menghadapi turnamen besar. Hal itu terjadi di Piala Eropa 2024 dan muncul pula jelang Piala Dunia 2026.

Baca Juga: Piala Dunia 2026: Ketika Tiga Menit Jeda Minum Air Menuai Kritik

Nama Simon, Raya, dan Garcia masih menjadi pertanyaan sebelum turnamen ini dimulai. Meski demikian, De la Fuente sudah menyatakan bahwa kiper utamanya adalah Simon.

De la Fuente memberikan pujian kepada Raya yang sukses bersama Arsenal. Ia juga memberikan penghargaan kepada Garcia dengan memanggil kiper tersebut.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Klasemen Akhir Grup K: Kolombia Kangkangi Portugal

Minggu, 28 Juni 2026 | 09:26 WIB

Kroasia Ungguli Ghana dengan Penuh Perjuangan

Minggu, 28 Juni 2026 | 07:34 WIB
X