SportlinkNews - Garuda Pertiwi langsung mendapat ujian ketika membuka kiprah di Srikandi Merdeka Cup 2026. Tim putri Indonesia U-16 tersebut akan menghadapi Arab Saudi pada laga pertama Grup A di Supersoccer Arena, Kudus, Jumat, 14 Agustus.
Pertandingan ini menjadi kesempatan awal bagi Garuda Pertiwi untuk mengukur hasil persiapan yang telah mereka jalani sekaligus menguji kemampuan menghadapi lawan dari kawasan Asia Barat.
Srikandi Merdeka Cup 2026 diikuti delapan tim dari tujuh negara. Indonesia sebagai tuan rumah menurunkan dua tim, yakni Garuda Pertiwi dan Putri Nusantara. Selain itu, terdapat Arab Saudi, Jordania, Thailand, Malaysia, Singapura, serta Hong Kong, China.
Baca Juga: Shin Tae-yong Geber Pemain Persija di Pemusatan Latihan di Thailand
Garuda Pertiwi berada di Grup A bersama Hong Kong, Malaysia, dan Arab Saudi. Sementara itu, Putri Nusantara menghuni Grup B bersama Thailand, Singapura, dan Jordania.
Pelatih Garuda Pertiwi, Timo Scheunemann, menyambut positif kesempatan anak asuhnya tampil dalam turnamen internasional tersebut.
Menurutnya, pengalaman menghadapi tim dari berbagai negara menjadi bagian penting dalam membentuk pemain yang kelak diharapkan memperkuat Timnas putri senior.
Baca Juga: Optimisme Javlon Guseynov: Persita Sudah di Jalur yang Tepat
"Kami sangat senang melihat begitu banyak negara yang datang ke Kudus dan menjadi sebuah kebanggaan. Termasuk penyelenggaraannya, walau masih awal, tapi sudah dipuji dan dianggap baik," kata Timo.
Ia tidak ingin Garuda Pertiwi hanya mengejar hasil pertandingan. Pengalaman, karakter, dan sikap sportif juga menjadi bagian yang ingin ditanamkan selama turnamen berlangsung.
"Semoga di lapangan kami bisa menunjukkan permainan yang terbaik serta fair play kepada semua tim," ungkapnya.
Baca Juga: Persebaya Vs Penang FC: Ramadhan Sananta Tahu Karakter Permainan Lawan
"Pada turnamen ini, kami mencari pengalaman untuk pemain-pemain kami agar menjadi atlet yang tangguh sehingga Timnas putri senior nantinya punya kualitas yang mumpuni," lanjutnya.
Dari sisi pemain, Garuda Pertiwi datang dengan bekal persiapan yang cukup panjang. Shifana Rizka Nadhifa menyebut tim telah menjalani proses persiapan selama sekitar dua bulan, termasuk pemusatan latihan selama dua pekan terakhir.
Menurut Shifana, rangkaian persiapan tersebut membuat hubungan antarpemain semakin solid. Kondisi itu menjadi modal penting sebelum mereka menghadapi Arab Saudi pada pertandingan pembuka.
Baca Juga: Bali United FC Akui Keunggulan Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026
"Persiapan kami sudah matang dengan menjalani pemusatan latihan (TC) selama dua minggu. Insya Allah tim kami memiliki chemistry yang baik. Semoga kami dapat memberikan permainan yang terbaik," tuturnya.
Bagi Shifana, kesempatan kembali mengenakan jersey Merah Putih juga memiliki arti tersendiri.
Pengalamannya bersama tim kelompok usia U-20 dan pemanggilan ke pemusatan latihan Timnas senior membuatnya menjadi salah satu pemain yang diharapkan mampu memberi pengaruh bagi Garuda Pertiwi.
Baca Juga: Samuel Eto’o Memprediksi Peraih Ballon d’Or Setelah Era Messi & Ronaldo
"Pastinya bangga pada diri sendiri karena kembali memakai jersey Indonesia," tambahnya.
Timo pun melihat pengalaman Shifana sebagai modal tambahan bagi tim. Namun, ia tidak ingin tanggung jawab tersebut hanya dibebankan kepada satu pemain.
"Dia merupakan pemain berpengalaman. Namun, karena ini merupakan kelompok umur, dia diharapkan menjadi salah satu pemain yang mampu mengangkat performa tim. Tidak hanya itu, dia juga menunjukkan perkembangan yang luar biasa," tutur Timo.
Baca Juga: 20 Pemain dengan Bayaran Tertinggi di Serie A
Di kubu lawan, Arab Saudi datang dengan misi yang tidak kalah serius. Pelatih Timnas Putri U-16 Arab Saudi, Aikaterini Falida, menyebut Srikandi Merdeka Cup sebagai kesempatan untuk menguji kemampuan timnya menghadapi lawan-lawan dari Asia.
"Kami akan berusaha untuk tampil kompetitif dan memberikan yang terbaik. Kami ingin agar pemain kami mendapatkan pengalaman bertanding yang berharga melawan tim dari negara-negara lain di Asia, sehingga kami dapat melihat sejauh mana level kami," ucap Falida.
Arab Saudi juga menjadikan turnamen di Kudus sebagai bagian dari persiapan menuju agenda AFC berikutnya. Falida menyadari persaingan yang dihadapi timnya tidak akan mudah, tetapi justru hal tersebut yang diharapkan dapat memperkaya pengalaman para pemain muda.
Baca Juga: Ronaldo dan Messi: Di Balik Sorotan, Hanya Kebaikan Sejati yang Tersisa
"Kami tahu level persaingannya sangat tinggi dan akan menjadi tantangan yang bagus untuk kami sekaligus persiapan menuju Kualifikasi AFC mendatang," ujarnya.
Antusiasme juga dirasakan pemain Arab Saudi, Ghaday Alotaiby. Meski harus menempuh perjalanan panjang menuju Indonesia, ia mengaku menikmati sambutan yang diberikan tuan rumah.
"Saya sangat bersemangat dan bahagia bisa berkunjung ke Indonesia. Meski harus menempuh perjalanan panjang, kami mendapat sambutan yang hangat. Tempatnya pun indah," tukasnya.
Baca Juga: Petinju Ini Meninggal Dunia Setelah Kekalahan 11 Tahun Silam
Pada laga pembuka Grup A, Hong Kong China ditahan imbang tanpa gol melawan Malaysia. Kedua tim sama-sama berbagi 1 poin.
Artikel Terkait
Jurang Kualitas Sepak Bola Putri, Timo Scheunemann Targetkan Indonesia Tembus Piala Dunia Wanita 2031
Srikandi Merdeka Cup Lengkapi Trilogi Pembinaan Sepak Bola Putri
Srikandi Merdeka Cup 2026 Jadi Ajang Talent Scouting Timnas Putri U-17
Drawing Srikandi Merdeka Cup 2026: Garuda Pertiwi Jumpa Malaysia, Putri Nusantara Hadapi Thailand
Srikandi Merdeka Cup 2026 Jadi Awal Langkah Garuda Pertiwi Menuju Kualifikasi Piala Asia