SportlinkNews - Laga pembuka Grup A Srikandi Merdeka Cup 2026 belum melahirkan pemenang. Hong Kong U-16 dan Malaysia U-16 harus berbagi angka setelah bermain imbang 0-0 di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Jumat, 14 Agustus.
Kedua tim sebenarnya tampil agresif sepanjang pertandingan. Hong Kong lebih nyaman memainkan bola melalui umpan-umpan pendek, sementara Malaysia memilih menunggu momentum sebelum melancarkan serangan cepat.
Tekanan Hong Kong mulai terasa ketika pertandingan memasuki pertengahan babak pertama. Namun, Malaysia justru menjadi tim yang lebih dulu menciptakan peluang berbahaya.
Baca Juga: Newcastle United Rilis Jersey Ketiga untuk Liga Primer Musim 2026/27
Aisyah Nur Iman mencoba peruntungannya melalui tendangan jarak jauh pada menit ke-21. Bola masih mampu diamankan penjaga gawang Hong Kong.
Hong Kong langsung merespons. Dua menit berselang, Chon Paige Jiyoon berada dalam posisi menjanjikan, tetapi sontekannya masih membentur pertahanan Malaysia.
Memasuki menit-menit akhir babak pertama, Hong Kong semakin intensif memburu gol. Liu Sin Huen melepaskan tembakan yang memaksa kiper Malaysia melakukan penyelamatan.
Baca Juga: Klub Peserta Optimistis IWL Jadi Fondasi Baru Sepak Bola Wanita Indonesia
Chon Paige Jiyoon kembali memperoleh kesempatan melalui sundulan. Sayangnya, bola justru melintas tipis di sisi kiri gawang. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
Malaysia kemudian mengubah wajah permainannya setelah jeda. Tim asuhan Fairuz Montana tampil lebih berani keluar dari tekanan dan membuat pertandingan berlangsung lebih terbuka.
Di sisi lain, Hong Kong mulai mengalami penurunan tempo. Kondisi cuaca yang cukup panas dengan suhu sekitar 33 derajat Celsius turut menjadi tantangan bagi para pemain.
Baca Juga: Usai Operasi Lutut, Marselino Ferdinan Fokus Pulih dan Kembali Lebih Kuat
Peluang terbaik Malaysia hadir pada menit ke-66. Danushri Anbarasan mencoba mengecoh kiper Hong Kong melalui sebuah cungkilan. Upayanya nyaris membuahkan gol, tetapi bola hanya melewati sisi tiang.
Kebuntuan akhirnya tidak terpecahkan sampai pertandingan selesai. Statistik menunjukkan Malaysia sedikit lebih unggul dalam penguasaan bola dengan 51 persen berbanding 49 persen milik Hong Kong.
Meski demikian, Hong Kong lebih efektif dalam mengalirkan bola. Mereka mencatat 77 persen akurasi umpan dari 310 operan, sedangkan Malaysia memiliki 70 persen akurasi dari 358 operan.
Baca Juga: PSIM Jogja Lakukan Pembenahan Lampu Stadion Sultan Agung Demi Kenyamanan Pertandingan Super League
Pelatih Hong Kong Chan Shuk Chi mengakui pertandingan perdana tidak mudah bagi anak asuhnya. Ia melihat para pemain masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan atmosfer kompetisi.
"Ini adalah pertandingan yang sangat ketat. Para pemain kami masih muda dan terlihat sedikit tegang karena tampil dalam turnamen yang besar dan terorganisasi dengan baik. Namun, mereka sudah berjuang sangat keras dan saya bangga kepada mereka," ujar Chan.
Meski gagal mencetak gol, Chan tetap mengapresiasi penampilan timnya, terutama dari sisi kerja sama antarpemain.
Baca Juga: Oscar Bruzon Langsung Tancap Gas, Kenalkan Gaya Permainannya ke Skuat Bhayangkara FC
Sementara itu, Fairuz Montana menilai para pemain Malaysia telah memberikan usaha maksimal setelah melewati babak pertama yang cukup berat.
"Saya cukup bangga. Semua pemain Malaysia memberikan 200 persen pada pertandingan ini," kata Fairuz.
Hasil imbang membuat Hong Kong dan Malaysia sama-sama mengoleksi satu poin. Hong Kong sementara berada di posisi teratas Grup A, sedangkan Malaysia menempati peringkat kedua.
Artikel Terkait
Srikandi Merdeka Cup Lengkapi Trilogi Pembinaan Sepak Bola Putri
Srikandi Merdeka Cup 2026 Jadi Ajang Talent Scouting Timnas Putri U-17
Drawing Srikandi Merdeka Cup 2026: Garuda Pertiwi Jumpa Malaysia, Putri Nusantara Hadapi Thailand
Srikandi Merdeka Cup 2026 Jadi Awal Langkah Garuda Pertiwi Menuju Kualifikasi Piala Asia
Garuda Pertiwi Siap Jajal Kekuatan Arab Saudi di Laga Pertama Grup Srikandi Merdeka Cup