Sudah Berakhir, Ronaldo Tak Bisa Melawan Takdir!

Suryansyah, Sportlink News
- Selasa, 7 Juli 2026 | 08:51 WIB
Cristiano Ronaldo harus menelan kekecewaan di akhir karier.
Cristiano Ronaldo harus menelan kekecewaan di akhir karier.

"La Roja" memahami bahwa Portugal memiliki senjata berbahaya dalam serangan balik, mulai dari umpan Bruno Fernandes dan Vitinha hingga kecepatan Pedro Neto dan Joao Felix. Oleh karena itu, Spanyol tidak berani mengambil risiko mendorong tim mereka maju untuk melakukan serangan habis-habisan.

Portugal tetap berkomitmen pada gaya permainan bertahan-serangan balik. Namun, dengan Spanyol memainkan sepak bola yang disiplin dan menjaga jarak yang baik, Selecao Eropa kekurangan peluang yang jelas untuk melancarkan serangan balik langsung.

Dalam permainan lini tengah yang bolak-balik, Ronaldo tidak terlihat, sering menerima bola dengan membelakangi gawang. Trio Bruno, Vitinha, dan Neves fokus mendukung pertahanan di lini tengah hampir sepanjang waktu.

Baca Juga: PSSI Tunda Penerapan Suporter Tandang hingga Super League

Itu adalah pukulan pahit bagi Portugal karena mereka kebobolan gol pada saat lengah. Hanya satu kesalahan yang merugikan tim Roberto Martinez.

Torres dan Merino, dua pemain yang baru masuk sebagai pemain pengganti, memanfaatkan peluang berharga untuk mengirim Portugal pulang, sekaligus mengakhiri mimpi CR7 untuk memenangkan Piala Dunia.

Tidak satu pun pemain di lapangan yang mendapat rating lebih tinggi dari 7,5. Yamal tidak terlihat sepanjang babak pertama, hanya mendapat kesempatan bermain setelah Mendes cedera dan meninggalkan lapangan.

Baca Juga: Persib Kontra Arema FC Jadi Laga Pembuka Piala Presiden 2026

Oyarzabal, striker yang mencetak 4 gol di Piala Dunia 2026, bermain sangat buruk dan akan menjadi penyebab kekalahan Spanyol.

Vitinha mendapat skor 6,6 dan diganti lebih awal. Bruno juga gagal memberikan kesan yang baik. Duet sayap Felix dan Neto mengecewakan Portugal.

Bintang Spanyol lainnya seperti Pedri dan Olmo juga bermain buruk meskipun menyentuh bola lebih dari 70 kali dalam pertandingan.

Kekecewaan bernama Ronaldo
CR7 bermain penuh 90 menit tetapi hanya menyentuh bola 19 kali. Ini adalah angka terendah dalam karier CR7, yang jelas mencerminkan betapa tidak efektifnya dia dalam serangan Portugal.

Baca Juga: Pecahkan Rekor Klub Rp2,4 Triliun, Sandro Tonali Gabung Tottenham Hotspur

Ronaldo hanya melakukan 3 tembakan ke gawang dan tidak melakukan dribel yang sukses. Menjelang akhir pertandingan, superstar berusia 41 tahun itu hampir hanya berjalan di lapangan dan menunggu rekan-rekan setimnya untuk memberinya bola.

Penampilan Ronaldo yang kurang memuaskan mencerminkan skenario dalam hasil imbang Portugal melawan Republik Demokratik Kongo.
CR7 kekurangan stamina untuk melakukan pressing bersama rekan-rekan setimnya sepanjang pertandingan. Aktivitasnya terbatas di area penalti, berdiam diri di sana menunggu rekan-rekan setimnya untuk memberinya bola.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sudah Berakhir, Ronaldo Tak Bisa Melawan Takdir!

Selasa, 7 Juli 2026 | 08:51 WIB

FIFA Kehilangan Sikap Adil

Selasa, 7 Juli 2026 | 06:58 WIB
X