SportlinkNews - Setelah 120 menit yang menegangkan dan berakhir imbang 0-0, Swiss mengalahkan Kolombia 4-3 melalui adu penalti.
Kemenangan itu mengamankan tempat Swiss di perempat final Piala Dunia 2026. Mereka akan menghadapi Argentina yang diperkuat Lionel Messi.
Tidak ada pesta gol, atau momen-momen brilian yang spektakuler sepanjang 120 menit pertandingan.
Baca Juga: Putri Indonesia Akhiri AVC Cup U-18 2026 di Posisi Tujuh
Sebaliknya, bentrokan antara Swiss dan Kolombia di babak 16 besar Piala Dunia 2026, Rabu 8 Juli 2026 adalah pertarungan strategi yang menegangkan. Kedua lini pertahanan hampir sepenuhnya menetralisir penyerang lawan.
Setelah dua babak dan dua babak tambahan berakhir imbang 0-0, nasib pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti.
Di sana, ketenangan tim Swiss terlihat jelas saat mereka menang 4-3, sehingga menjadi tim terakhir yang lolos ke perempat final Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Helm Balap Ayrton Senna 1992 Dapat Sambutan Hangat di Acara Lelang
Pertarungan sengit dan perang antar lini pertahanan.
Sejak peluit pembukaan, Kolombia secara proaktif mendorong formasi mereka ke depan untuk memanfaatkan kecepatan dan kemampuan menyerang para pemain mereka.
Namun, mereka dengan cepat menghadapi pertahanan Swiss yang sangat terorganisir.
Tim Eropa terus menunjukkan gaya permainan mereka yang familiar di Piala Dunia tahun ini. Mereka tidak terlalu mengontrol bola, juga tidak membanjiri lawan mereka dengan tekanan serangan yang intens.
Baca Juga: Argentina Selamat dari Kejutan Mesir, Messi Pimpin Comeback Dramatis ke Perempat Final
Tetapi mereka secara konsisten mempertahankan formasi yang terorganisir dengan baik, sehingga sangat sulit bagi Kolombia untuk mendekati gawang.
Sebaliknya, Kolombia juga menunjukkan mengapa mereka hanya kebobolan satu gol sebelum pertandingan ini. Empat pemain belakang dan lini tengah mereka yang lincah terus-menerus mengganggu serangan lawan, sehingga para penyerang Swiss kesulitan untuk menembak di area berbahaya.
Artikel Terkait
FIFA Kehilangan Sikap Adil
Sudah Berakhir, Ronaldo Tak Bisa Melawan Takdir!
MotoGP Jerman Jadi Arena Bagi Ducati untuk Menyalip Aprilia
Fakta Menarik Argentina vs Mesir: Messi Pecahkan Rekor, Shobeir Bersinar, Enzo Cetak Gol Ke-3.000
Piala Dunia 2026: Scaloni Menangis Usai Argentina Lolos Dramatis, Mesir Protes Wasit