Kemenangan epik 3-2 ini tidak lepas dari peran penting Messi yang menunjukkan respons luar biasa pascakegagalan mengesekusi tendangan penalti. Bukannya tertekan, penyerang berusia 39 tahun tersebut justru tampil kian beringas dengan terus meneror lini belakang lawan.
Baca Juga: Persib dan Persija Dominasi Long List Timnas Indonesia ASEAN Championship 2026
"Mungkin penaltinya gagal, Anda bisa fokus ke sana. Kami hendak tersingkir, mereka sempat unggul dua gol. Tapi lalu Messi meminta bola lagi, dan dia mencoba lagi, dan lagi. Dan saya merinding, jujur saja," kata pelatih Argentina Lionel Scaloni dikutip dari Reuters.
Scaloni mengaku kehabisan kata-kata untuk menggambarkan besarnya pengaruh psikologis Messi dalam lapangan. Dedikasi tinggi serta kecintaan mendalam terhadap sepak bola membuat eks Barcelona tersebut selalu mampu melahirkan keajaiban di fase krusial kariernya.
"Saya yakin dia bermain sepak bola untuk momen-momen seperti ini. Dia mencintai sepak bola, dia suka bermain dengan bola. Dan perasaan emosional di tahap ini dalam kariernya, sangat sulit untuk diungkapkan dalam kata-kata," ujarnya.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Jadwal Pertandingan Babak Perempat Final Piala Dunia 2026
Persiapan Unik Inggris Kontra Norwegia, Gelar Konser Privat Ed Sheeran
Lewati Rekor Diego Maradona, Lionel Messi Raja Asis Sepanjang Masa Piala Dunia
Kisah Syal San Fermin di Balik Gol Heroik Mikel Merino untuk Spanyol
Ulangan Semifinal Qatar, Prancis Waspadai Transisi Mematikan