Ketajaman Forlan sewaktu menjadi pemain juga telah teruji bersama klub-klub elite dunia sekelas Manchester United dan Villarreal. Ia kemudian melanjutkan tren kesuksesan tersebut saat berkostum Atletico Madrid hingga raksasa Italia, Inter Milan.
Baca Juga: Eugenie Bouchard Tak Menolak Pakai Pakaian Tenis Putih
Kendati memiliki nama besar sebagai pemain, Forlan faktanya masih sangat minim pengalaman dalam dunia meramu taktik di pinggir lapangan. Rekam jejak kepelatihannya yang tergolong singkat disinyalir menjadi alasan utama AUF hanya memberikan kontrak jangka pendek.
Forlan tercatat hanya memimpin klub lokal Penarol dalam 11 laga sebelum menakhodai CA Atenas dalam 12 pertandingan. Tugas utamanya saat ini adalah mengembalikan filosofi permainan tim yang sempat hilang akibat skema agresif Bielsa.
Pendekatan taktik berintensitas tinggi warisan pelatih sebelumnya diketahui sempat dikeluhkan oleh sejumlah pilar utama di dalam ruang ganti. Forlan kini wajib memadukan modal pemain senior dengan talenta muda guna memulihkan mentalitas pemenang La Celeste.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Prediksi Uruguay vs Spanyol: Pertandingan Krusial
Jadwal Pertandingan Grup G, H, I Piala Dunia 2026: Laga Krusial Uruguay vs Spanyol
Spanyol Taklukkan Uruguay, Gol Tunggal Alex Baena Jadi Penyelamat
Jadi Korban Tekel Keras Gelandang Uruguay, Nico Williams Kecewa Berat
Sukses Repotkan Spanyol dan Uruguay, Lionel Scaloni Sebut Tanjung Verde Lawan Tangguh