Kendati demikian, rencana penambahan jumlah laga secara masif ini diprediksi akan memicu perdebatan sengit terkait dengan beban fisik para pemain. Pihak klub dan asosiasi pemain kemungkinan besar akan menyoroti masalah kalender kompetisi yang kian padat.
Baca Juga: Eugenie Bouchard Tak Menolak Pakai Pakaian Tenis Putih
Namun, FIFA tampaknya tetap percaya diri aspek komersial dan pemerataan prestasi global jauh lebih krusial untuk masa depan sepak bola. Melalui perluasan kuota kontestan ini, potensi pendapatan dari hak siar dan sponsor juga dipastikan akan melonjak drastis.
Keputusan final mengenai realisasi format baru ini nantinya akan digodok dalam kongres FIFA setelah seluruh rangkaian turnamen tahun ini tuntas dievaluasi. Publik kini menanti regulasi baru yang berpotensi mengubah wajah kompetisi olahraga terbesar di dunia tersebut.
Jika wacana ekspansi ini benar-benar disetujui, Piala Dunia 2030 dipastikan menjadi turnamen dengan skala penyelenggaraan terbesar sepanjang sejarah peradaban manusia. Distribusi jatah tiket untuk setiap konfederasi pun akan mengalami perombakan besar-besaran demi asas keadilan universal.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
FIFA Tolak Banding Prancis, Michael Olise Tetap Kena Sanksi Kartu Kuning
Argentina Lolos dari Sanksi FIFA
Piala Dunia 2026: Kontroversi Gol Bellingham, Wasit Lupa Aturan FIFA
Redam Protes Norwegia, FIFA Tegaskan Gol Pertama Inggris Sah
Misteri Semifinal Impian, Inggris, Argentina, Prancis, dan Spanyol: Mahakarya FIFA