SportlinkNews - Rodri berhasil menuntaskan kisah kebangkitan karier yang fenomenal usai membawa Spanyol merengkuh gelar juara Piala Dunia 2026. La Furia Roja menjadi kampiun usai mengalahkan Argentina pada laga final dengan skor 1-0 di New York New Jersey Stadium, Senin (20/7) dini hari WIB.
Performa gemilang yang ditunjukkan Rodri sepanjang turnamen berlangsung membuatnya dianugerahi penghargaan Pemain Terbaik Turnamen dengan memboyong trofi Bola Emas dari FIFA. Pengakuan individu tertinggi tersebut membuktikan peran pentingnya di skuad Spanyol.
Pencapaian manis ini terasa kian emosional mengingat Rodri sempat menderita cedera ligamen lutut parah yang mengancam kariernya kurang dari dua tahun lalu. Publik sepak bola global saat itu sempat meragukan kemampuannya untuk kembali tampil kompetitif di level tertinggi.
Baca Juga: Geger ... Ronaldo Jadi Sopir Madonna ke Stadion
Kendati demikian, Rodri sukses mematahkan segala bentuk keraguan publik lewat rentetan prestasi monumental. Setelah menjuarai Piala Eropa 2024, meraih gelar Liga Champions bersama Manchester City, dan menyabet Ballon d'Or 2024, ia kini melengkapi koleksi gelarnya dengan trofi Piala Dunia.
Torehan sejarah ini menyejajarkan Rodri dengan jajaran legenda sepak bola dunia seperti Franz Beckenbauer, Gerd Muller, Zinedine Zidane, hingga Lionel Messi. Ia kini terdaftar dalam kelompok elite pemain yang berhasil mengawinkan gelar Piala Dunia, Piala Eropa, Liga Champions, dan Ballon d'Or.
"Rasanya seperti naskah yang sempurna. Sejujurnya saya tidak pernah membayangkan semua ini akan terjadi," kata Rodri usai laga dikutip Reuters.
Baca Juga: Messi Mendapat Skor Sangat Rendah, Dikalahkan Pemain Pengganti Super Spanyol
"Saya ingin generasi muda melihat bahwa seorang pemain yang pernah menyentuh langit, lalu jatuh ke neraka, tetap bisa bangkit lagi. Ini adalah pelajaran tentang bagaimana mengatasi kesulitan," Rodri menambahkan.
Di luar pencapaian pribadinya yang gemilang, Rodri menegaskan fondasi utama keberhasilan Spanyol terletak pada solidaritas serta kekompakan tim. Ia menolak anggapan kejayaan La Furia Roja semata-mata merupakan buah dari aksi individu satu pemain saja.
"Itulah rahasia tim nasional ini. Kami tidak pernah berhenti berjuang. Pada akhirnya Tuhan memberikan ganjaran kepada kami karena kami berani," ujarnya.
Baca Juga: Mbappe Raih Sepatu Emas Adidas
Selain itu Rodri mengaku sangat bangga terhadap ketahanan mentalitas rekan-rekannya sewaktu menghadapi gempuran ketat Argentina. Kegigihan tersebut akhirnya membuahkan hasil manis ketika Ferran Torres mencetak gol penentu di babak kedua extra time.
"Kami sedang berada di puncak kebahagiaan. Skuad ini luar biasa. Kami sekarang menjadi juara dunia dua kali. Ini adalah turnamen Piala Dunia paling berat dalam sejarah. Kami mengalahkan Argentina yang diperkuat Lionel Messi, pemain terbaik sepanjang masa," ujarnya.
Artikel Terkait
Kericuhan Usai Final Piala Dunia 2026, Otamendi Semprot Rodri Akibat Pernyataan Laporte
Sempurnakan Gelar Juara Piala Dunia 2026, Spanyol Cetak Sederet Rekor Sekaligus
Legawa Terima Kekalahan di Final Piala Dunia 2026, Scaloni Sebut Spanyol Sangat Pantas Juara
Pesan Emosional Luis de la Fuente Usai Bawa Spanyol Juara Piala Dunia 2026