Tak Dimainkan di Final Piala Dunia 2026, Lautaro Martinez Curahkan Isi Hatinya

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Selasa, 21 Juli 2026 | 18:52 WIB
Penyerang Argentina, Lautaro Martinez.
Penyerang Argentina, Lautaro Martinez.

SportlinkNews - Penyerang Argentina, Lautaro Martinez, akhirnya angkat bicara usai hanya menjadi penonton saat timnya kalah 0-1 dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026. Pemain Inter Milan tersebut meluapkan perasaan ganjalnya karena sama sekali tidak dimainkan oleh pelatih Lionel Scaloni.

Padahal, Lautaro tercatat selalu dipercaya turun berlaga sejak fase grup hingga partai semifinal. Kontribusi besarnya terbukti lewat torehan tiga gol serta satu asis penting sepanjang turnamen berlangsung.

Salah satu aksi krusialnya terjadi saat mencetak gol penentu kemenangan La Albiceleste atas Inggris di babak semifinal. Catatan impresif tersebut nyatanya tak menjamin Lautaro mendapat menit bermain pada laga pemungkas.

Baca Juga: Rudi Garcia Akhiri Tugasnya sebagai Pelatih Timnas Belgia

Dalam laga final di New York New Jersey Stadium pada Senin (20/7) dini hari WIB, Lautaro harus puas duduk di bangku cadangan hingga laga usai. Scaloni terpaksa mengambil keputusan taktis itu akibat dinamika cedera di lini belakang.

Scaloni terpaksa menarik keluar dua bek tengah utama, Lisandro Martinez dan Cristian Romero, yang mengalami cedera. Pergantian dilanjutkan dengan memasukkan Leandro Paredes dan Giuliano Simeone demi meredam dominasi Spanyol.

Situasi Argentina kian pelik usai Enzo Fernandez diganjar kartu merah oleh wasit. Bermain dengan 10 orang membuat skema permainan tim terpaksa diubah secara drastis.

Baca Juga: Data dan Fakta Menarik di Balik Kemenangan Spanyol di Piala Dunia 2026

Pada babak perpanjangan waktu, Scaloni memilih memperkuat pertahanan dengan memasukkan bek tambahan, Marcos Senesi, dan mengorbankan Julian Alvarez. Keputusan tersebut otomatis menutup rapat peluang masuknya Lautaro ke lapangan.

Kendati kecewa tak bisa mengandalkan kemampuannya di laga krusial, penyerang berusia 28 tahun itu tetap menyampaikan apresiasi tinggi. Ia mengunggah pesan emosional melalui akun media sosial pribadinya.

"Kami telah mengerahkan segala upaya untuk memenangi Piala Dunia untuk kedua kalinya secara beruntun, tapi kali ini bukan takdir kami. Saya bangga menjadi orang Argentina," tulis Lautaro di media sosial.

Baca Juga: Messi Emoh Balik ke Argentina Usai Gagal Juara Piala Dunia

Lautaro menegaskan hasrat besarnya untuk bertarung di lapangan demi membantu rekan-rekannya merengkuh trofi. Namun, ia memahami betul dinamika pertandingan yang membuat sang pelatih tak memiliki pilihan lain.

"Saya ingin mencoba membantu tim di lapangan, tapi tak masalah. Terima kasih kepada semua orang yang mendukung kami selama turnamen, bepergian ribuan kilometer demi dekat dengan kami, dan juga untuk mereka yang mendukung kami di seluruh penjuru negeri," ucapnya.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X