Meskipun tidak membawa skuad terkuat ke Piala AFF, Indonesia tetap merupakan tim dengan kecepatan, kebugaran fisik yang baik, dan semangat juang.
Indonesia kehilangan sekitar 13 pemain terkenal berdarah campuran yang saat ini bermain di Eropa, karena Piala ASEAN jatuh di luar Hari FIFA.
Namun, daftar pendek Indonesia masih mencakup 12 pemain keturunan Belanda. Ini termasuk bek tengah Justin Hubner, bek Shayne Pattynama, Sandy Walsh, Jordi Amat, Tim Geypens, gelandang Thom Haye, Ivar Jenner, Eliano Reijnders, dan penyerang Ragnar Oratmagoen dan Jens Raven.
Baca Juga: Performa Sempat Menurun, Enzo Maresca Buka Suara soal Misi Revitalisasi Phil Foden
Skuad Indonesia untuk Piala AFF 2026 masih mencakup banyak anggota tim yang mengalahkan Vietnam 1-0 di babak grup Piala Asia 2023, dan kemudian 1-0 dan 3-0 di babak kedua kualifikasi Piala Dunia 2026 – zona Asia pada tahun 2024.
Pertemuan terakhir antara Vietnam dan Indonesia selalu tegang. Kedua tim saling mengenal dengan baik, dan tidak banyak lagi kejutan taktis.
Oleh karena itu, tidak seperti pertandingan melawan Timor Leste, tim Vietnam tidak akan memiliki banyak ruang untuk membangun permainan atau menciptakan tekanan konstan.
Mengontrol lini tengah, bertahan dari serangan balik, dan memanfaatkan peluang akan menjadi faktor penentu.
Baca Juga: Sabet Medali Perak SEATRC Cup, Pujas Rani Ratu Haj Harumkan Nama Indonesia
Itulah mengapa kemenangan 7-0 hanya boleh dilihat sebagai pemanasan yang sempurna.
Hal yang paling positif bagi pelatih Kim Sang-sik bukanlah skornya, tetapi fakta bahwa banyak pemain dalam semangat tinggi, strategi menyerang berjalan lancar, dan moral tim meningkat menjelang pertandingan yang lebih penting.
Turnamen panjang selalu menuntut konsistensi daripada momen-momen cemerlang yang singkat.
Untuk mempertahankan gelar mereka, tim Vietnam perlu membuktikan bahwa mereka dapat tampil baik melawan lawan yang setara atau lebih kuat, bukan hanya mendominasi tim yang lebih lemah.
Baca Juga: Gandeng Seniman Lokal, Adidas Balut Jersei Bali United dengan Kekayaan Budaya
Oleh karena itu, Indonesia akan menjadi tolok ukur yang paling dapat diandalkan.
Artikel Terkait
Alur Penyebab KFA Jatuhi Shin Tae-yong Sanksi Larangan Melatih Sedekade
Tajam Sebelum Jeda, Timnas Indonesia Tampil Produktif di Bawah John Herdman
ASEAN Championship 2026: Thailand Pesta Gol ke Gawang Laos, Kakana Khamyok Jadi Bintang Kemenangan
Jelang Hadapi Indonesia di laga Grup A ASEAN Championship 2026, Pelatih Kamboja Akui Timnya Belum Solid
Selangkah Lagi! Fajar/Fikri Bidik Gelar Super 1000 Perdana Musim Ini di China Open 2026