Gianni Infantino Janjikan Cuan Komersial Piala Dunia untuk 211 Asosiasi Anggota FIFA

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Kamis, 30 Juli 2026 | 17:58 WIB
Presiden FIFA, Gianni Infantino.
Presiden FIFA, Gianni Infantino.

SportlinkNews - Wacana revolusioner mengenai komersialisasi Piala Dunia kembali memicu dinamika hangat di panggung sepak bola internasional. Presiden FIFA, Gianni Infantino, memberikan tanggapan terkait rencana pembentukan struktur komersial baru yang berpotensi melibatkan penjualan saham pengelolaan turnamen bergengsi tersebut.

Langkah ini pertama kali mencuat melalui laporan The Times, beberapa waktu lalu. Dalam rancangan tersebut, FIFA berniat menggandeng seluruh negara anggota asosiasi sekaligus merangkul investor pihak ketiga sebagai pemegang saham.

Entitas anyar bernama FIFA Forward Enterprise (FFE) bakal dibentuk sebagai wadah utama yang tetap berada di bawah kendali penuh badan sepak bola dunia tersebut. Rencana itu turut melibatkan lembaga keuangan global serta konsorsium investor swasta yang dipimpin perusahaan asal Amerika Serikat, Thrive Eternal.

Baca Juga: Catatan Menarik Statistik Balap F1 Hingga Pertengahan Musim 2026

Mekanisme investasi yang dirancang secara terbatas ini menegaskan batasan tegas terkait calon pemegang saham di dalam FFE. Pihak regulator membatasi kepemilikan hanya untuk investor strategis skala besar dan menutup akses bagi masyarakat umum atau investor ritel.

Rencana pembentukan badan usaha komersial tersebut langsung memicu penolakan keras dari UEFA. Mereka menganggap skema penjualan saham turnamen dapat merusak nilai-nilai dasar sportivitas serta independensi kompetisi.

Ancaman aksi boikot terhadap gelaran Piala Dunia bahkan sempat dilontarkan UEFA jika FIFA tetap memaksakan eksekusi wacana tersebut. Mereka menegaskan marwah ajang tersebut harus steril dari tekanan kepentingan modal pihak ketiga.

Baca Juga: Curhatan Pedro Acosta: Ogah Disia-siakan di KTM, Ducati Jadi Tujuan

Guna meredam tensi yang kian memanas, Infantino akhirnya menyampaikan klarifikasi terbuka melalui akun Instagram pribadinya. Ia memaparkan argumen serta arah kebijakan organisasi secara implisit terkait status proposal komersial tersebut.

"FIFA Forward Enterprise adalah sebuah proposal, peluang, dan bagian dari proses konsultasi demokratis dengan 211 Asosiasi Anggota FIFA dan Dewan FIFA," tulis Infantino.

Penjelasan mendalam mengenai gambaran operasional serta cakupan bisnis entitas baru tersebut turut dipaparkan Infantino. Menurutnya sangat penting optimalisasi potensi ekonomi dari seluruh kejuaraan yang berada di bawah naungan FIFA.

Baca Juga: Menghadapi Super League 2026/27 Ko Myeong-seok Jadi Pilar Baru di Lini Pertahanan Dewa United Banten FC

"Jika disetujui, ini akan menjadi anak perusahaan yang dimiliki dan dikendalikan FIFA, mengkonsolidasikan operasi komersial dan acara FIFA dengan mengkomersialkan dan menyelenggarakan semua kompetisi milik FIFA, bersama dengan sponsor, siaran, lisensi, dan usaha baru, untuk kepentingan Asosiasi Anggota FIFA, membuka nilai komersial yang sebelumnya belum dimanfaatkan."

Gagasan mengenai integrasi usaha baru tersebut dilandasi oleh tren lonjakan pendapatan Piala Dunia yang terus menanjak tajam pada setiap edisinya. Pertumbuhan komersial yang signifikan, seperti kenaikan nilai dari edisi 2022 hingga 2026, menjadi alasan utama FIFA mendorong diferensiasi bisnis.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dani Olmo Kecewa Ayala Berbohong

Rabu, 29 Juli 2026 | 07:19 WIB
X