SportlinkNews - Krisis kepercayaan terhadap kepemimpinan tertinggi federasi sepak bola dunia kembali mencuat ke permukaan. Fedeasi Sepak Bola Wales (FAW) menyatakan penolakan terhadap pencalonan kembali Gianni Infantino sebagai Presiden FIFA periode 2027-2031.
Penegasan sikap dari federasi yang bermarkas di Cardiff tersebut dipicu oleh deretan evaluasi mendalam terkait kinerja manajerial FIFA. FAW menilai Infantino telah gagal mempertahankan standar tata kelola yang transparan selama menahkodai FIFA.
Gelombang kritik terhadap FIFA makin menguat setelah mencuatnya kontroversi rencana komersialisasi Piala Dunia. Wacana pembentukan badan usaha baru bernama FIFA Forward Enterprise (FFE) sempat memicu pemicu utama kemarahan penikmat sepak bola internasional.
Baca Juga: Kim Sang-sik: Vietnam Wajib Menang atas Indonesia
Perusahaan baru tersebut sejatinya dirancang untuk mengelola hak komersial turnamen-turnamen berskala besar dengan melibatkan investor eksternal. Namun, ide penjualan saham Piala Dunia kepada entitas swasta tersebut langsung mendapat perlawanan masif dari berbagai pemangku kepentingan.
Meskipun FIFA akhirnya membatalkan wacana kontroversial itu, keputusannya tidak serta-merta meredakan tensi politik internal. Rekam jejak kepemimpinan Infantino selama kurun waktu satu dekade terakhir terus menjadi bahan sorotan tajam.
FAW secara tegas mendesak agar figur asal Swiss tersebut tidak lagi melanjutkan masa jabatannya pada pemilihan mendatang. Penolakan ini mencakup berbagai kegagalan fundamental, mulai dari efisiensi tata kelola hingga pola komunikasi publik.
Baca Juga: Bangkit! Timnas Voli Putri Indonesia Petik Kemenangan Perdana di SEA V Cup 2026
"Kegagalan baru-baru ini dalam tata kelola, proses, kepemimpinan, nilai-nilai, pengelolaan pemangku kepentingan, komunikasi, dan pengambilan keputusan yang baik telah membawa kami pada posisi bahwa Infantino telah kehilangan kepercayaan FAW untuk tetap memimpin sepakbola dunia," demiian keterangan FAW.
Sikap keras yang diambil FAW juga ditindaklanjuti dengan penyampaian pemberitahuan secara langsung ke markas besar FIFA. Penolakan tersebut menegaskan batas toleransi federasi terhadap kompromi nilai-nilai dasar olahraga.
"Kegagalan untuk mengutamakan kepentingan terbaik sepak bola adalah kegagalan yang tidak dapat kita terima. Federasi Sepak Bola Wales telah mengirim surat kepada FIFA untuk memberitahukan posisinya."
Pernyataan tersebut dikeluarkan menjelang agenda penentuan pimpinan baru yang makin dekat. Infantino dijadwalkan untuk mencalonkan diri kembali dalam pemilihan pada Maret tahun depan.
Kendati tekanan politis terus memuncak di kawasan Eropa, Infantino dilaporkan masih memegang kendali atas peta suara global. Dukungan elektoral untuk sang petahana diyakini masih cukup solid di sejumlah wilayah konfederasi mitra.
Artikel Terkait
Erick Thohir Tegaskan PSSI Berada di Pihak FIFA
Banjir Kecaman, Infantino Batalkan Rencana Penjualan Saham Piala Dunia FIFA
Jengkel dengan Ide Jual Saham Piala Dunia, PM Inggris Minta Gianni Infantino Mundur sebagai Presiden FIFA
Presiden FIFA Terancam Lengser dari Jabatannya setelah Upayanya Menjual Saham Piala Dunia