Keputusan tegas manajemen pusat menunjukkan ketidaktoleranan terhadap pembangkangan garis kebijakan pimpinan tertinggi. Langkah perombakan jajaran eksekutif ini diprediksi bakal memengaruhi ritme operasional FIFA ke depan.
Kini publik sepak bola global menyoroti langkah lanjutan FIFA usai ditinggal Lamour. Efek domino dari perselisihan internal ini diyakini masih akan berlanjut dalam beberapa waktu mendatang.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Presiden FIFA Gianni Infantino Terancam Digulingkan, Donald Trump Kasih Peringatan
Persib Masuk FIFA Banned, I.League Yakin Sanksi Segera Dicabut
Persib Bandung Resmi Bebas Sanksi FIFA Usai Melunasi Tunggakan Hak Robert Rene Alberts
Pilih Uji Coba Lawan Brasil, India Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026
Masih Dihukum FIFA, PSM Makassar Umumkan Perekrutan Sergio Aguero