Unggul 2-0, Vietnam Tak Mau Terlena Hadapi Malaysia di Leg 2 Semifinal ASEAN Championship

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:06 WIB
Setelah dua tahun berkutat dengan cedera, bek Vietnam Doan Van Hau kini buru gelar ASEAN Championship 2026. Timnya akan menghadapi Malaysia, pada Minggu, 16 Agustus.
Setelah dua tahun berkutat dengan cedera, bek Vietnam Doan Van Hau kini buru gelar ASEAN Championship 2026. Timnya akan menghadapi Malaysia, pada Minggu, 16 Agustus.

"Kami memiliki keunggulan 2-0, namun kami tidak terlena. Tim telah menjalani sesi latihan untuk memperbaiki taktik dan mengatasi berbagai kekurangan," ujarnya.

Pelatih berusia 49 tahun itu bahkan berharap Vietnam mampu mencetak lebih banyak gol di hadapan pendukung sendiri. Target tersebut menjadi penting mengingat produktivitas Vietnam justru lebih tinggi ketika bermain di kandang lawan.

Sepanjang ASEAN Championship 2026, Vietnam baru mencetak tiga gol saat tampil di kandang. Sebaliknya, ketika bermain tandang, The Golden Star Warriors telah mengoleksi 12 gol dan belum sekali pun kebobolan.

Baca Juga: Kejuaraan Dunia 2026: Tiga Ganda Campuran Indonesia Hadapi Ujian Berat di 32 Besar

Catatan tersebut membuat Kim ingin mengubah situasi ketika menghadapi Malaysia. Ia tidak ingin status sebagai tim yang lebih diunggulkan membuat para pemain kehilangan agresivitas.

"Kami selalu turun ke lapangan dan mengerahkan segalanya untuk meraih kemenangan. Tim akan mempersiapkan diri dengan baik dalam aspek penyerangan demi mencetak banyak gol," tuturnya.

Kim juga tidak ingin terlalu memikirkan prediksi yang menempatkan Vietnam sebagai favorit. Baginya, pertandingan tetap harus dimainkan dengan konsentrasi penuh.

Baca Juga: Marwan/Aisyah Menang di Debut Kejuaraan Dunia, tapi Belum Puas

"Saya tahu banyak orang berpikir demikian, tetapi saya tidak melihat adanya perbedaan. Saya berharap dapat menampilkan performa yang baik di hadapan penonton yang memadati Stadion My Dinh," imbuhnya.

Kim sendiri menyadari Malaysia memiliki sejumlah senjata yang mampu merepotkan pertahanannya. Pada leg pertama, permainan dari kedua sisi lapangan menjadi salah satu sumber masalah bagi Vietnam.

"Pada leg pertama di Malaysia, kami menghadapi kesulitan dari pemain sayap Mohamadou Sumareh dan Gunalan Pavithran dan kami menghadapi banyak serangan dari kedua sisi," tukasnya.

Baca Juga: Carrick Tak Punya Daya Tarik Magis, Carragher Ragukan Peluang Juara Manchester United

Karena itu, Vietnam telah melakukan evaluasi untuk memperbaiki kelemahan tersebut sekaligus menyiapkan pendekatan yang lebih agresif.

"Kami telah berusaha memperbaiki hal ini melalui latihan dan rapat-rapat kami. Untuk pertandingan besok, kami memiliki lebih banyak rencana untuk menyerang dan tetap fokus pada pertandingan," tambah Kim lagi.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: VN Express, ASEAN United FC

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Raphinha Ungkap Alasan Selebrasi Spiderman

Senin, 24 Agustus 2026 | 09:54 WIB
X