KNVB Investigasi Suporter Feyenoord, Ole Romeny Kena Sanksi 2 Pertandingan

Suryansyah, Sportlink News
- Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:35 WIB
Investigasi menyusul aksi suporter Feyenoord menyalakan kembang api di laga melawan Cambuur. (OLAF KRAAK / ANP)
Investigasi menyusul aksi suporter Feyenoord menyalakan kembang api di laga melawan Cambuur. (OLAF KRAAK / ANP)

SportlinkNews - Asosiasi Sepak Bola Belanda (KNVB) akan meninjau kembali aturan penanganan gangguan dalam pertandingan setelah lima pendukung terluka akibat penyalaan kembang api dalam laga kandang Cambuur Leeuwarden melawan Feyenoord akhir pekan lalu.

Wasit Danny Makkelie melanjutkan pertandingan di Stadion De Kooi setelah jeda selama 20 menit, namun belakangan mempertanyakan apakah pedoman yang ada perlu diubah.

Setidaknya satu pendukung Cambuur mengalami cedera mata. Sementara yang lain menderita luka bakar dan gangguan pendengaran ketika suporter Feyenoord menyalakan rentetan suar (flare) dan kembang api pada menit ke-12 pertandingan. Belum diketahui bagaimana kembang api tersebut bisa masuk ke dalam stadion.

Baca Juga: Antusias Tatap Debut Kandang, Marc Cucurella Siap Rasakan Magis Santiago Bernabeu

Sebuah kembang api jatuh tepat di dekat kaki kiper Feyenoord, Tjark Ernst, namun ia tidak terluka. Pedoman saat ini menyatakan bahwa pertandingan harus dihentikan jika ada pemain yang terkena kembang api, namun tidak mengatur mengenai situasi jika pendukung yang terkena.

"Saya dua kali bertanya kepada KNVB apakah insiden yang menimpa pendukung termasuk dalam kategori tersebut atau tidak," ujar Makkelie kepada ESPN.

Penjabat wali kota Foort van Oosten menginstruksikan wasit untuk melanjutkan pertandingan setelah berkonsultasi dengan pihak kepolisian.

Baca Juga: Klasemen Pembalap F1 dan Konstruktor Usai Grand Prix Belanda yang Penuh Drama

"Itu adalah kesepakatan yang dibuat antar-klub, bukan oleh kami," jelas Makkelie. "Saya tidak tahu apa alasannya, karena dampaknya sama buruknya baik pemain maupun pendukung yang terkena."

Penutup wajah
Polisi tidak dapat menangkap para pelaku di tempat kejadian karena mereka mengenakan balaclava (penutup kepala dan wajah) dan wajah mereka tertutup asap. Upaya untuk mengidentifikasi para pelaku masih terus dilakukan.

KNVB akan membahas insiden ini dalam rapat evaluasi rutin mereka akhir pekan ini.

Baca Juga: Jumlah Uang yang Dihabiskan Setiap Klub Premier League pada Musim 2026/27, Chelsea Paling Royal

Saat pertandingan akhirnya dilanjutkan, Feyenoord tampil dominan dan unggul telak 4-0 pada babak pertama; Gjivai Zechiel membuka skor pada menit ke-17 dan Ayase Ueda mencetak gol melalui penalti tepat sebelum jeda.

Cambuur sempat memperkecil ketertinggalan dengan dua gol di babak kedua saat tempo permainan Feyenoord mulai menurun. Namun gol kedua Zechiel memastikan kekalahan ketiga berturut-turut bagi tim asal Friesland tersebut.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Sumber: dutchnews.nl

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Raphinha Ungkap Alasan Selebrasi Spiderman

Senin, 24 Agustus 2026 | 09:54 WIB
X