SportlinkNews - Pimpinan VFF secara terbuka berbagi tentang rencana untuk mengembangkan sepak bola Vietnam dalam menghadapi tren naturalisasi besar-besaran dari banyak tim sepak bola di kawasan tersebut.
“Setelah kekalahan baru-baru ini dari Malaysia, saya tidak bisa tidur selama dua malam. Perasaan itu mirip dengan tahun 2006, saat kami bersiap menjadi tuan rumah Piala Asia 2007," kata Presiden Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF) Tran Quoc Tuan dalam pertemuan dengan media, Selasa 17 Juni 2025 dalam rangka peringatan 100 tahun Hari Pers Revolusioner Vietnam.
Saat itu, tim Vietnam kehilangan separuh skuatnya. Tapi pada akhirnya, mencapai perempat final.
Baca Juga: Menpora Harap Arab Saudi dan Qatar Fair Jadi Tuan Rumah Kualifikasi Piala Dunia 2026
"Keberhasilan datang dari kompetisi internasional yang berkelanjutan. Tidak ada cara lain selain membangun rencana yang baik dan berlatih dalam pertempuran nyata," ungkap Tran Quoc Tuan.
Pertemuan tersebut tidak hanya sebagai ucapan terima kasih. Tapi juga kesempatan bagi pimpinan sepak bola Vietnam untuk berbagi pikiran dan keprihatinannya dengan media.
“Ada juga orang-orang di komite tetap VFF yang mengatakan bahwa rambut kami mulai memutih setelah kekalahan dari Malaysia. Kami harus banyak berpikir tentang arah masa depan dan cara yang tepat untuk berkembang," ujar Presiden VFF Tran Quoc Tuan dengan terus terang.
Menurut Tran Quoc Tuan, sepak bola Vietnam sedang menghadapi titik balik yang besar, ketika menaturalisasi pemain merupakan tren yang terjadi di banyak negara.
Mengenai sepak bola Vietnam, Presiden VFF menekankan pihaknya terus-menerus berada di jalur pengembangan dengan sumber daya internal.
Jika ada tambahan, mereka harus orang yang tepat, pada waktu yang tepat. Hanya dengan begitu tim Vietnam akan menjadi lebih kuat sambil tetap menciptakan motivasi bagi pemain lokal dan sistem pelatihan pemain muda.
Selanjutnya, Presiden Tran Quoc Tuan mengungkapkan serangkaian rencana untuk level tim nasional: mulai dari mengirim tim muda ke Eropa untuk berlatih (tim U15 mempersiapkan tiket Piala Dunia, tim U20 mempersiapkan SEA Games di masa mendatang), hingga hubungan strategis dengan latar belakang sepak bola yang kuat seperti Jepang, Jerman, China.
Baca Juga: Empat Gol Tiga Kartu Merah, Benfica Tahan Imbang Boca Juniors
VFF juga memiliki perjanjian dengan Bundesliga untuk 2 perjalanan pelatihan per tahun, memperluas kerja sama dengan La Liga dan mempersiapkan serangkaian pertandingan persahabatan internasional yang berkualitas untuk tim.