Ia menegaskan bahwa pengalaman melawan tim-tim kuat seperti Iran dan Uzbekistan sangat penting untuk perkembangan tim, baik dari aspek teknis maupun mental.
Baca Juga: Joao Ferrari Terpukau Fasilitas Latihan Bali United, Siap Bantu Tim Raih Prestasi
“Kami merasa terhormat bisa berpartisipasi di Piala CAFA."
"Ini adalah tantangan besar, tetapi juga merupakan peluang penting untuk tumbuh sebagai tim,” ujar Cklamovski seperti dikutip dari Majoriti.com.my.
Pelatih asal Australia itu juga menilai bahwa setiap lawan dalam turnamen ini memiliki karakteristik permainan yang berbeda, yang akan memberi pelajaran berharga bagi Harimau Malaya.
Baca Juga: Igor Tudor Ingin Juventus Menang Melawan Manchester City Meski Cuaca Panas Menghantui
“Ini adalah peluang bagi kami untuk mengharumkan nama Malaysia, sekaligus menumbuhkan semangat di kalangan pendukung dan mempererat persatuan dalam sepak bola nasional,” tambahnya.
Menjelang Piala CAFA, skuad Malaysia juga mendapat kabar baik.
Wartawan Astro Arena, Zulhelmi Zainal Azam, melaporkan bahwa sejumlah pemain Malaysia yang bermain di luar negeri kemungkinan bisa bergabung dengan skuad utama, tergantung jadwal liga masing-masing.
Sebelum menerima undangan Piala CAFA, Timnas Malaysia sebenarnya mendapat tawaran laga uji coba dari Timnas Indonesia.
Namun, Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) memutuskan menolak tawaran tersebut untuk fokus pada turnamen CAFA yang dinilai lebih kompetitif dan strategis.