SportlinkNews - Fluminense FC benar-benar membuat kejutan di Piala Dunia Antarklub FIFA 2025 dengan berhasil lolos ke babak semifinal dan akan berhadapan dengan Chelsea FC.
Fluminense FC yang finis di peringkat kelima di Campeonato Brasileiro Serie A akan menjalani takdirnya melawan peringkat empat Liga Primer Inggris. Catat! Ini akan menjadi pertandingan yang seru.
Menurut pelatih Fluminense FC, Renato Gaucho, tidak banyak orang yang akan meramalkan bahwa timnya akan melaju sejauh ini. Apalagi akan berhadapan dengan klub yang secara finansial sangat mapan.
Baca Juga: Antusias Tinggi KONI-Bayan Championship II/2025 Layak Naik Jadi Kejuaraan Nasional
Namun, apa pun hasilnya, penggemar tim berjuluk "Tricolor" ini layak bangga karena mereka telah menyaksikan pencapaian bersejarah dari tim mereka sebagai satu-satunya tim non-Eropa yang tersisa dalam kompetisi ini.
Renato Gaucho kepada FIFA mengisahkan banyak orang tidak percaya pada kami, dan kini kami berada di semifinal. "Saat ini, Fluminense termasuk di antara empat tim terbaik di dunia," katanya.
"Saya selalu memberi tahu [para pemain] bahwa kami tidak dapat menunda apa yang dapat dilakukan hari ini, karena kami tidak pernah tahu kapan kesempatan seperti ini akan datang."
Baca Juga: Duel Tiga Pilar Penting Chelsea dan Fluminense di Semifinal Piala Dunia Antarklub FIFA 2025
"Jadi, kami perlu menciptakan sejarah, dan itulah yang sedang kami lakukan. Dengan segala hormat kepada Chelsea, kami tidak ingin berhenti di sini."
"Kami akan melakukan semua yang kami bisa secara psikologis, fisik, teknis, dan taktis. Kami harus mengerahkan segalanya untuk ini."
"Banyak orang mengira kami tidak dapat melakukannya, tetapi kami berada di semifinal," ucap Renato.
Baca Juga: Gonzalo Garcia Calon Kuat Top Skor Piala Dunia Antarklub FIFA 2025 Dibayangi Pedro Neto
Renato Gaucho mengatakan timnya terus bermimpi untuk bisa mengangkat trofi Piala Dunia. "Kami harus terus bermimpi, tetapi selangkah demi selangkah," ucapnya.
"Itulah pendekatan kami sejak awal. Kami ingin memenangkan turnamen, tetapi kami tahu betapa sulitnya itu."