internasional

Filipina Gagal Cetak Gol ke Indonesia, McPherson Salahkan Minimnya Persiapan

Sabtu, 19 Juli 2025 | 00:23 WIB
Pelatih Timnas Filipina U-23, Garrath McPherson bersama Kiper Nicholas Guimaraes berfoto bersama usai jumpa pers usai laga melawan Indonesia, di SUGBK, Jakarta, 18 Juli 2025. (ISTIMEWA)

SportlinkNews - Timnas Filipina U-23 harus mengakui keunggulan Indonesia U-23 dalam lanjutan ASEAN U-23 Championship Mandiri Cup 2025.

Usai kekalahan, pelatih Filipina Garrath McPherson menilai bahwa timnya tampil dengan semangat tinggi, namun gagal mengonversi peluang karena keterbatasan waktu persiapan dan minimnya chemistry antarpemain.

Dalam konferensi pers seusai pertandingan, McPherson menyoroti bahwa meski memiliki kualitas di lini depan, tetapi mereka kurang dalam hal kebersamaan dan pemahaman antarpemain.

Baca Juga: Adam Przybek dan Patricio Matricardi Akui Pemusatan Latihan Persib Sangat Menguntungkan

"Kami punya banyak penyerang, tapi untuk membangun serangan efektif, pemain perlu tahu ke mana rekan mereka akan dribel, bagaimana mereka passing. Sayangnya, persiapan kami mepet," ujarnya.

Meski demikian, McPherson tetap merasa bangga atas sikap dan semangat anak asuhnya yang sudah menunjukkan perjuangan maksimal selama pertandingan.

Satu-satunya gol yang tercipta di laga ini berasal dari situasi lemparan jarak jauh yang berujung gol bunuh diri bek Filipina, Jaime Rosquillo. McPherson pun menyebut hal ini sebagai momen yang menyakitkan namun bisa dimaklumi.

"Selalu mengecewakan kalau kebobolan dari set piece. Dengan waktu persiapan yang minim, mustahil siapkan antisipasi di semua area. Tapi kami akan belajar dari long throw itu," tuturnya.

Kekecewaan juga datang dari sang kiper Filipina, Nicholas Guimaraes yang di laga ini justru mendapatkan gelar MVP pertandingan. 

"Kami ingin mendapatkan 3 poin, itu mentalitas kami di turnamen ini. Kami gagal dapat 3 poin, jadi kami kecewa," imbuhnya.  

"Saya juga kecewa karena tidak bisa mencetak cleansheet, tapi setidaknya saya berusaha melakukan yang saya bisa dan semua pemain berusaha keras di laga ini. Kami tahu Indonesia adalah salah satu tim top di kawasan ini, karena itu kami ingin menang," tegas Nicholas. 

Meski kalah, tetapi peluang mereka untuk menuju semifinal tetap terbuka dan laga terakhir melawan Brunei Darussalam pada Senin, 21 Juli mendatang akan menjadi penentunya. 

McPherson menilai pertandingan tersebut sebagai kesempatan besar untuk mengaplikasikan pelajaran dari dua laga sebelumnya.

"Setiap laga adalah momen untuk menunjukkan kemampuan. Tidak peduli lawannya, kami akan bermain dengan sikap yang sama seperti hari ini," tegasnya.

Tags

Terkini

Tekuk Kroasia, Skuad Belgia Masih Adaptasi

Rabu, 3 Juni 2026 | 16:44 WIB