internasional

Balas Dendam atau Dominasi? Garuda Muda Siap Jawab Tantangan Gajah Perang

Rabu, 23 Juli 2025 | 23:13 WIB
Pemain Timnas Thailand U-23 saat melakoni laga terakhir penyisihan grup ASEAN Cup U-23 2025 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, 21 Juli lalu. (instagram@changsuek)

SportlinkNews - Sejak 2007 hingga 2025, Timnas Indonesia U-23 telah 13 kali bersua dengan Thailand U-23 di berbagai ajang resmi.

Dari total pertemuan tersebut, Thailand masih mendominasi dengan 9 kemenangan, sementara Indonesia baru meraih 2 kemenangan, dan 2 laga lainnya berakhir imbang. 

Dari segi produktivitas gol pun Thailand unggul jauh, mencetak 28 gol, sedangkan Indonesia hanya mampu membalas dengan 7 gol.

Namun, tren dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan adanya perubahan. Dalam lima pertemuan terakhir, duel antara kedua tim berlangsung lebih seimbang. 

Baca Juga: Jangan Khawatir Kelola Panas dengan Aman

Baik Indonesia maupun Thailand sama-sama mencatatkan 2 kemenangan, sementara satu laga lainnya berakhir imbang. Ini menandakan bahwa dominasi Thailand tidak lagi sepenuhnya mutlak.

Salah satu hasil paling mencolok terjadi pada 24 Agustus 2023, ketika Indonesia secara mengejutkan menumbangkan Thailand dengan skor 3–1 di ajang AFF U-23 Championship. Kemenangan itu menjadi sinyal kebangkitan Garuda Muda. 

Padahal sebelumnya, Indonesia sempat takluk 0–1 dari Thailand pada ajang SEA Games 2022, dan bahkan kalah telak 0–4 di Kualifikasi Piala Asia U-23 2019.

Secara statistik, rata-rata jumlah gol dalam lima pertemuan terakhir berkisar antara 1 hingga 2 gol per tim per laga, menandakan pertandingan berlangsung cukup ketat dan minim margin.

Baca Juga: Como 1907 Luncurkan Seragam Kandang Baru 2025/26 Hasil Sentuhan Desainer Indonesia Didit Hediprasetyo

Melihat data historis, Thailand memang unggul secara rekor. Namun sejak dua tahun terakhir, performa Indonesia terus mengalami peningkatan. 

Kemenangan atas Thailand di laga tandang pada 2023 menjadi bukti nyata bahwa skuad Garuda Muda kini mulai mampu bersaing di level tertinggi Asia Tenggara. 

Maka laga semifinal ASEAN Cup U-23 2025, Jumat, 25 Juli 2025, antar keduanya pun diprediksi berlangsung sengit, di mana mentalitas dan efektivitas permainan akan menjadi kunci utama, seperti yang diungkapkan oleh pengamat sepak bola nasional, Rais Adnan.

Baca Juga: Gara-gara Dikomporin Sahabat, Pemain Argentina Ini Rela Dikontrak Arema FC untuk Super League 2025/26

Diwaspadai

Timnas Indonesia U-23 melangkah ke semifinal dengan kepercayaan diri tinggi usai menuntaskan fase grup sebagai juara Grup A. Namun, Thailand bukan lawan yang mudah, butuh strategi yang pas untuk bisa mengalahkan mereka. 

Apalagi, kinerja lini belakang Thailand sama kokohnya dengan Indonesia. Dari dua pertandingan di fase grup, mereka belum pernah kebobolan. 

Ada beberapa pemain yang patut diwaspadai pergerakannya, karena diprediksi bisa menyulitkan skuat asuhan Gerald Vanenburg nanti. Pertama, Yotsakorn Burapha yang merupakan pemain serba bisa. 

Baca Juga: Seberapa Impresifkah Rekor Gol Haaland di Usia 25 tahun? Lebih Hebat dari Ronaldo

Ia kerap kali menjadi poros serangan Thailand lewat kecepatannya. Ia telah mencatatkan satu gol dan satu assist selama turnamen, serta kerap muncul sebagai second layer untuk membantu serangan.

Kedua, yakni Thanawut Phochai. Lini depan Thailand ini dikenal dengan ketajamannya di kotal pinalti. Kemampuannya mencari ruang dan memaksimalkan peluang akan jadi tantangan untuk tembok pertahanan Indonesia. 

Kemudian ada Seksan Ratree, sang pencetak gol ke gawang Kamboja. Ia dikenal punya naluri tinggi dalam membongkar pertahanan lawan dan mampu menciptakan momen berbahaya dari lini kedua.

Baca Juga: AS Roma dan Adidas Rilis Jersey Ketiga Bernuansa Botani untuk Musim 2025/26

Sementara itu, di lini tengah, ada Chawanwit Sealao. Perannya hampir sama dengan Arkhan Fikri, menjadi penyeimbang permainan saat transisi, selain juga memiliki tembakan jarak jauh yang berbahaya. 

Tags

Terkini

Tekuk Kroasia, Skuad Belgia Masih Adaptasi

Rabu, 3 Juni 2026 | 16:44 WIB