Setelah gol penentu kemenangan, ia tampak berteriak tepat di depan wajah striker Atlas, Matias Coccaro.
Baca Juga: Nova Arianto Ungkap Alasan Pemain Diaspora Belum Hadir di TC Timnas U-17 Indonesia
Aksi tersebut diduga sebagai balasan atas ucapan Coccaro yang sebelumnya menyemangati rekan-rekannya saat kedudukan masih imbang 1-1.
Coccaro menjelaskan insiden tersebut kepada media Argentina, La Nacion.
"Saat skor imbang 1-1, saya berkata kepada rekan setim, 'Ayo cetak gol kedua'," ujar Coccaro.
"Ketika mereka berhasil mencetak gol, Leo merayakan dengan sangat antusias tepat di depan saya."
Namun, Messi kemudian menyadari tindakannya yang dianggap provokatif.
Ia mendatangi Coccaro setelah laga berakhir untuk menyampaikan permintaan maaf.
Sikap Messi tersebut mendapat apresiasi dari Coccaro, yang menyebutnya sebagai bentuk kedewasaan.
"Setelah pertandingan, dia menghampiri saya dan meminta maaf," kata Coccaro.
"Itu menunjukkan karakter dia. Dia telah memenangkan segalanya, dan meskipun sudah berusia 37 atau 38 tahun, dia tetap luar biasa."
Baca Juga: Babak Baru Pembinaan Atlet, KONI Empat Lawang Menuju Porprov Sumsel
Coccaro menambahkan, "Dia meneriakkan sesuatu ke arah saya karena semangat ingin menang, tapi kemudian datang dan berkata, 'Tidak apa-apa.' Itu luar biasa."