SportlinkNews - Media Malaysia melaporkan bahwa posisi Presiden Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) kemungkinan akan berubah.
Kabar pergantian Presiden FAM muncul tepat setelah skandal yang melibatkan pemain naturalisasi Malaysia.
Harian berbahasa Inggris terkemuka di Malaysia, New Straits Times, menulis: "Akan ada perubahan mendadak dalam kepemimpinan Asosiasi Sepak Bola Malaysia. Posisi Presiden FAM dikabarkan akan segera berubah."
Ada informasi bahwa posisi Presiden FAM kosong, karena Datuk Joehari Ayub sudah tidak lagi menjabat. Hal ini sangat mengejutkan karena Datuk Joehari Ayub baru menjabat sebagai Presiden FAM pada bulan Februari.
Baca Juga: Pemain Naturalisasi Malaysia Keliru Soal Asal Usulnya, Diduga Melanggar Peraturan FIFA
"Ada kemungkinan Wakil Presiden FAM, Datuk Yusof Mahadi, siap mengambil alih sebagai Presiden sementara jika FAM mengumumkan pergantian pimpinan puncak mereka dalam beberapa hari mendatang," tambah New Straits Times.
Wakil Presiden FAM, Datuk Yusof Mahadi, sendiri juga telah angkat bicara tentang perubahan yang akan datang di jajaran pimpinan Asosiasi Sepak Bola Malaysia.
Ketika ditanya tentang hal tersebut, Datuk Yusof Mahadi mengatakan kepada pers Malaysia: "Mohon tunggu sampai minggu depan, mungkin akan ada pengumuman resmi."
New Straits Times menambahkan: "Beberapa pejabat FAM lainnya, termasuk Sekretaris Jenderal Datuk Noor Azman Rahman, tidak berkomentar mengenai pergantian Presiden FA, tetapi para pejabat ini tidak membantah apa yang diberitakan di media."
Belakangan ini, sepak bola Malaysia terus-menerus dipertanyakan oleh penggemar sepak bola domestik tentang asal-usul pemain naturalisasi baru, tetapi FAM belum mendapatkan jawaban yang memuaskan.
Para pemain ini tampil dalam kemenangan 4-0 atas Vietnam pada 10 Juni, di Stadion Bukit Jalil (Kuala Lumpur, Malaysia). Pertandingan tersebut merupakan babak kualifikasi ketiga Piala Asia 2027.
Baca Juga: Naturalisasi 2 Bintang Argentina dan Brasil, Malaysia Beri Peringatan kepada Timnas Indonesia
Baru-baru ini, salah satu pemain naturalisasi tersebut, bek tengah Facundo Garces (asal Argentina), membuat kesalahan tentang asal-usulnya di sebuah surat kabar Spanyol.