internasional

Ancelotti Ungkap Mengapa Brasil Tidak Memanggil Neymar

Kamis, 4 September 2025 | 07:21 WIB
Neymar tak masuk skuad timnas Brasil.

SportlinkNews - Carlo Ancelotti telah memberikan penjelasan mengapa ia memutuskan untuk tidak memanggil legenda Brasil, Neymar.

Brasil akan melakoni pertandingan internasional pada bulan September. Tim Samba menghadapi Chile dan Bolivia masing-masing pada 5 dan 10 September pada kampanye kualifikasi Piala Dunia.

Ancelotti mengonfirmasi skuadnya pada akhir Agustus. Tapi melakukan beberapa kelalaian penting, termasuk Neymar, serta semua mantan rekan setimnya di Real Madrid termasuk Vinicius Jr. dan Rodrygo.

Baca Juga: Ancelotti Percepat Uji Coba Selecao Tanpa Neymar dan Vinicius Junior

Pelatih kepala asal Italia tersebut kemudian memiliki kesempatan untuk menjelaskan alasan di balik pilihannya.

Ancelotti telah mengonfirmasi bahwa keputusan untuk tidak memasukkan Neymar murni merupakan pilihan teknis.

Ancelotti juga menyebutkan banyaknya pilihan pemain yang tersedia, mengklaim bahwa sebanyak 70 pemain bersaing untuk dipanggil ke skuad Brasil.

"Ini pilihan teknis, bukan karena masalah fisik," jelas Ancelotti ketika ditanya tentang absennya Neymar dari skuad Brasil.

Baca Juga: Dominasi Tim Asia Tengah: Turkmenistan, Uzbekistan, dan Kirgistan Petik Kemenangan Perdana Kualifikasi Piala Asia U23 2026

"Itu adalah keputusan teknis yang didasarkan pada beberapa faktor. Tak seorang pun dapat menyangkal bakat Neymar, tetapi yang terpenting adalah mengevaluasi kondisi fisiknya, baik dirinya maupun pemain lainnya."

"Persaingannya sangat ketat," lanjut Ancelotti. "Kami memiliki setidaknya 70 pemain yang berjuang untuk Selecao.

"Saya sudah memiliki skuad gabungan untuk Piala Dunia. Kesalahan terbesar adalah salah memasukkan daftar 26 pemain. Kualitasnya memang ada, tetapi kekuatan kolektiflah yang terpenting."

Baca Juga: Wali Kota: Inter dan Milan Melihat Sepak Bola sebagai Peluang Bisnis, Bukan Gairah

"Sudah 24 tahun sejak Brasil terakhir kali memenangkan Piala Dunia. Waktunya telah tiba. Tanggung jawabnya sangat besar, tetapi motivasi seluruh negara juga dapat membuat perbedaan besar."

Halaman:

Tags

Terkini