SportlinkNews - Kapten tim nasional Inggris, Harry Kane, ternyata memiliki peran unik di luar lapangan sebagai penentu atmosfer musik dalam ruang ganti maupun hotel tempat menginap selama Piala Dunia 2026. Ia diketahui kerap memutar lagu-lagu bergenre country Amerika Serikat untuk menghibur rekan-rekan setimnya di sela-sela jadwal turnamen yang padat.
Kegemaran tersembunyi Kane tersebut mencuat ke publik setelah Inggris merampungkan laga fase grup dengan menumbangkan Kroasia lewat skor 4-2. Keberhasilan mengamankan kemenangan penting itu membuat manajer Thomas Tuchel memberikan hadiah berupa jatah libur satu hari bagi skuad Tiga Singa.
Cerita menarik mengenai selera musik Kane tersebut dibongkar oleh rekan setimnya yang juga merupakan bek Newcastle United, Dan Burn. Menurutnya, hotel tempat menginap skuad Inggris menyediakan fasilitas pemutar piringan hitam yang bebas digunakan oleh para pemain untuk mengusir kejenuhan.
Baca Juga: Pemerintah AS Turun Tangan, Ibu Kiper Tanjung Verde Mendadak Viral
"Saya tahu Harry sangat menyukai musik country. Kami punya pemutar piringan hitam di hotel dan saat giliran pilihan kapten, banyak lagu country yang diputar," kata Burn seperti dilansir dari talkSport.
Deretan musisi ternama seperti Morgan Wallen, Zach Bryan, hingga Luke Combs menjadi daftar putar wajib yang kerap didengarkan oleh para penggawa Inggris. Alunan musik tersebut terbukti ampuh menjadi sarana relaksasi psikologis bagi para pemain dalam menghadapi tekanan tinggi Piala Dunia 2026.
Puncak dari hobi musik ini terjadi ketika beberapa pemain Inggris memutuskan memanfaatkan hari libur untuk menyaksikan langsung konser penyanyi country, Ella Langley. Dalam agenda santai tersebut, Burn dan Jason Steele tampak mendampingi Kane yang sangat antusias menghadiri acara tersebut.
Baca Juga: Pahlawan Kiper Iran: Dulu Tunawisma, Kini Dikagumi Dunia!
Untuk melebur dengan para penonton lokal, Burn bahkan tampil totalitas dengan mengenakan pakaian bernuansa koboi lengkap dari topi hingga sepatu boots. "Itu hari untuk keluarga dan teman. Istri saya terbang dari Dallas dan saya menghabiskan waktu bersama dia sepanjang hari," kata Burn.
Agenda menonton konser pada malam hari menjadi penutup liburan yang sangat berkesan bagi para pemain Inggris tersebut. "Malamnya Ella Langley tampil. Saya memang suka musik country, jadi saya memakai topi koboi dan boots koboi. Untungnya tidak ada foto yang beredar," ujarnya sambil bercanda.
Meskipun sangat menikmati alunan musik di arena konser, para pemain Inggris tidak lantas melupakan status sebagai atlet profesional yang sedang mengemban tugas negara. Kedewasaan bertindak ditunjukkan oleh Kane dan kawan-kawan dengan memilih meninggalkan lokasi konser lebih awal demi mematuhi aturan tim.
Baca Juga: Belum Apa-apa, Prancis Sudah Diimingi Bonus Besar
Mereka berkomitmen penuh untuk tidak melanggar batas jam malam yang telah ditetapkan secara ketat oleh pelatih Thomas Tuchel. Burn mengungkapkan skuad Inggris sebenarnya harus merelakan sebagian sesi pertunjukan Ella Langley karena pertimbangan waktu perjalanan kembali ke markas tim.
"Ella tampil di West Palm Beach saat kami berada di sana. Tapi kami tidak mungkin kembali tepat waktu untuk jam malam, jadi saya senang akhirnya mendapat kesempatan lain," ujarnya.
Artikel Terkait
Resep Sukses Moriyasu Bawa Jepang Raih Kemenangan Telak
De la Fuente Sebut Kritik Menjadi Bahan Bakar Motivasi Pemain Spanyol
Wajib Menang Lawan Skotlandia, Brasil Tidak Boleh Terlena Status Unggulan
Mohamed Salah Cetak Rekor, Mesir Raih Kemenangan Perdana dalam Sejarah Piala Dunia
Lini Depan Tumpul dan Kartu Merah, Rudi Garcia Sesali Hasil Imbang Belgia Kontra Iran