SportlinkNews - Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) akhirnya menanggapi sanksi yang dijatuhkan FIFA kepada Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) terkait kasus naturalisasi tujuh pemain Timnas Malaysia.
AFC menegaskan, keputusan tersebut belum bersifat final.
Sebelumnya, FIFA menjatuhkan hukuman kepada FAM setelah menerima laporan adanya penggunaan dokumen palsu untuk mendaftarkan tujuh pemain keturunan asing.
Baca Juga: Skenario Marc Marquez Jadi Juara Dunia MotoGP 2025 di Jepang
FAM dianggap melanggar Pasal 22 Kode Disiplin FIFA (FDC) mengenai pemalsuan dokumen.
Tak hanya FAM, tujuh pemain naturalisasi Malaysia juga ikut menerima sanksi.
Mereka adalah Jon Irazabal Iraurgui, Gabriel Felipe Arrocha, Hector Alejandro Hevel Serrano, Rodrigo Julian Holgado, Imanol Javier Machuca, Facundo Tomas Garces, dan Joao Victor Brandao Figueiredo.
Ketujuh pemain itu dikenai denda serta larangan beraktivitas di dunia sepak bola selama 12 bulan.
Selain itu, mereka dinyatakan tidak sah tampil di Kualifikasi Piala Asia 2027 yang berlangsung Juni lalu.
FAM sendiri turut dijatuhi denda sebesar CHF 350.000 atau sekitar Rp7,3 miliar, sedangkan tiap pemain dikenai denda CHF 2.000 atau setara Rp41 juta.
Baca Juga: Honda Bangkit di MotoGP Jepang 2025, Joan Mir dan Luca Marini Lolos ke Q2
Menanggapi hal ini, Sekretaris Jenderal AFC, Datuk Seri Windsor Paul, menegaskan bahwa pihaknya tidak memiliki kewenangan dalam menentukan sanksi tersebut.
Menurut dia, persoalan eligibilitas pemain berada sepenuhnya di bawah yurisdiksi FIFA melalui Football Tribunal.