SportlinkNews - Publik Malaysia belakangan diguncang rasa malu besar menyusul keputusan FIFA yang menjatuhkan sanksi kepada Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) serta tujuh pemain naturalisasi.
Sanksi tersebut dijatuhkan akibat dugaan pelanggaran dokumen registrasi ketika Harimau Malaya tampil di ajang Kualifikasi Piala Asia 2027.
Dalam putusan itu, FIFA tidak hanya memberi denda kepada FAM, tetapi juga menjatuhkan hukuman serupa kepada tujuh pemain naturalisasi.
Baca Juga: Jonatan Christie Juara Korea Open 2025, Raih Gelar Super 500 Perdana
Selain membayar denda, para pemain tersebut juga dikenai larangan bermain selama 12 bulan.
Keputusan ini membuat publik Malaysia terkejut dan langsung ramai memperbincangkannya.
Salah satu media terkemuka, New Straits Times, bahkan menyoroti kasus ini dengan menampilkan kata "malu" dalam judul beritanya.
Baca Juga: Jika Ruben Amorim Dipecat, Graham Potter Jadi Kandidat Pengganti di Man United
“Malu karena pemalsuan, FIFA menjatuhkan denda berat dan larangan pemain kepada FAM,” tulis laporan media tersebut.
Di sisi lain, kekecewaan juga meluas di kalangan penggemar tim nasional.
Melalui kolom komentar di media sosial resmi FAM, banyak suporter yang mengekspresikan rasa malu dan tidak percaya.
Baca Juga: MotoGP Jepang: Akhir Pekan yang Indah Bagi Ducati dan Honda di Motegi
Seorang penggemar bernama Arsandi menulis, “Sangat memalukan jika ini benar terjadi.”
Komentar lain dari Muhamad Dzulfikri menambahkan, “Jika benar ada pemalsuan dokumen, ini adalah titik paling gelap FAM, bahkan lebih memalukan daripada kalah 0-10 dari UEA.”