SportlinkNews - Akankah Lamine Yamal memberikan dampak yang menentukan melawan sang juara bertahan Liga Champions UEFA?
Mari kita nantikan pertandingan Barcelona vs PSG yang akan digelar Rabu 1 Oktober 2025 atau Kamis dini ari WIB.
Statistik Kunci
Superkomputer Opta memberi Barcelona keunggulan atas Paris Saint-Germain menjelang laga Liga Champions UEFA hari Rabu, dengan probabilitas kemenangan 46,4% untuk tuan rumah.
Sejak memenangkan tiga pertandingan Liga Champions berturut-turut melawan PSG pada musim 2014-15 – yang semuanya terjadi di bawah asuhan Luis Enrique – Barcelona hanya memenangkan dua dari enam pertemuan terakhir mereka dengan tim Prancis tersebut di kompetisi tersebut (S1 K3).
Baca Juga: Barcelona Vs Paris Saint-Germain: Pesan dari Lamine Yamal
Robert Lewandowski hanya mencetak satu gol Liga Champions melawan PSG, mencetak gol untuk Bayern Munich pada Desember 2017.
Rasio 450 menit per golnya melawan mereka adalah yang terburuk dibandingkan tim mana pun di kompetisi tersebut.
Bagi banyak orang netral, cukup mengecewakan bahwa Barcelona dan Paris Saint-Germain tidak berhadapan di final Liga Champions UEFA musim lalu.
Baca Juga: Federal Oil Ajak Alex Marquez dan Fermin Aldeguer Sapa Penggemarnya di Jakarta
Barcelona dan PSG masing-masing mencetak 43 dan 38 gol di kompetisi musim lalu, setidaknya tujuh gol lebih banyak dari tim-tim tersubur berikutnya (Bayern Munich, Arsenal, dan Borussia Dortmund masing-masing mencetak 31 gol).
Namun, kekalahan agregat 7-6 Blaugrana dari Inter di semifinal memastikan Luis Enrique tidak akan bertemu mantan timnya di pertandingan pamungkas, dengan PSG justru meraih kemenangan bersejarah 5-0 atas Nerazzurri.
Kita akan menyaksikan pertemuan penting antara kedua raksasa Eropa ini pada Pekan Kedua fase liga 2025-26, meskipun pertandingan hari Rabu nanti tidak akan seramai yang seharusnya.
Baca Juga: Napoli Vs Sporting CP: Prakiraan Susunan Pemain, Conte Dihadapkan Krisis Pertahanan
Barcelona akan bermain tanpa Raphinha, kiper Joan Garcia, dan gelandang Gavi, yang terakhir akan absen hingga lima bulan setelah menjalani operasi lutut.