Ia menilai sang pemain sudah kehilangan sentuhan dan tidak lagi memberi dampak positif, baik di dalam maupun di luar lapangan.
“Di awal kariernya, Neymar memang luar biasa. Tapi sekarang, dia sudah bukan pemain yang sama lagi,” kata Leao dalam wawancaranya.
Baca Juga: Persija Tundukkan Persebaya, Kemenangan Dramatis Macan Kemayoran di Depan Bonek
“Saya pernah bertemu dengannya saat bermain melawan Santos. Saya bilang padanya, ‘Nak, kami akan membutuhkanmu untuk Piala Dunia, jadi jagalah dirimu.’ Tapi kini, energi itu sudah tidak ada lagi.”
Leao menilai menurunnya performa Neymar bukan hanya karena faktor usia, tetapi juga akibat cedera berulang dan gaya hidupnya di luar lapangan.
Menurutnya, dua hal tersebut membuat Neymar kehilangan daya ledak dan semangat kompetitif yang dulu menjadi ciri khasnya.
Baca Juga: Gugun Yudinar Respon PMB Basketball Championship
“Dia sudah melewati masa puncak kariernya. Secara mental dia tahu apa yang harus dilakukan di lapangan, tetapi tubuhnya tidak lagi mampu mengeksekusinya,” tegas Leao.
“Dia tidak lagi memiliki kecepatan reaksi otot yang sama, tidak berlatih seperti dulu, dan sudah kehilangan performa terbaiknya."
"Neymar kini bukan lagi pemain yang berguna bagi Brasil,” ujarnya.
Baca Juga: Strategi Hendri Susilo Bikin Persis Solo Mati Kutu Hadapi Malut United FC
Sebagai catatan, Neymar terakhir kali memperkuat Brasil pada Oktober 2023, sebelum mengalami cedera ligamen (ACL) yang membuatnya absen panjang.
Sejak saat itu, belum ada pelatih Brasil yang kembali memanggilnya untuk memperkuat Selecao.
Keinginan Neymar untuk kembali tampil di Piala Dunia 2026 senada dengan harapan kompatriotnya, Thiago Silva, yang kini juga bermain di Brasil.