“Saya punya waktu,” ujarnya sambil tersenyum saat diwawancarai Ziggo Sport.
“Saya tidak ingin langsung berkata ya atau tidak. Tapi Ajax, Feyenoord, atau klub besar lainnya, saya belum pernah melatih di level itu."
"Jadi, Anda tidak bisa menolak jika kesempatan datang.”
Meski dikenal sebagai pelatih berpengalaman, Pastoor memang belum pernah menangani klub elite Belanda.
Ia pernah membesut NEC Nijmegen, Sparta Rotterdam, Almere City, hingga menjadi asisten di AZ Alkmaar.
Baca Juga: Pep Guardiola Jalani Pertandingan ke-1000 Pada Duel Manchester City vs Liverpool
Ia juga sempat menukangi klub luar negeri, Slavia Praha.
Namun, reputasinya lebih banyak terbentuk sebagai pelatih yang ahli membangun tim medioker agar tampil kompetitif dan keluar dari zona degradasi.
Kendati demikian, Pastoor menyadari peluangnya mungkin tidak besar karena tradisi Ajax yang lebih mengutamakan pelatih dengan nama besar, baik dari kalangan legenda klub maupun juru taktik berprestasi.
Baca Juga: Tottenham Hotspur Dilanda Dilema, Ruben Amorim Boyong 20 Pemain Terbaiknya
“Di Ajax, biasanya mereka mencari sosok dengan reputasi besar,” katanya.
“Mereka mungkin berpikir saya tidak cukup berpengalaman di level tinggi, meski karier saya tidak terlalu buruk.”
Pandangan serupa disampaikan legenda Ajax dan timnas Belanda, Wim Kieft.
Baca Juga: Jadwal Pertandingan Liga Primer Pekan ke-11, Manchester City Tantang Liverpool