internasional

Drama Akhir Fase Grup Piala Dunia U17 2025: Uganda Cetak Sejarah, Amerika Sempurna, Mali Melaju

Rabu, 12 November 2025 | 01:56 WIB
Para pemain Uganda U-17 merayakan kemenangan mereka atas Prancis di laga terakhir penyisihan grup Piala Dunia U-17 2025, 11 November 2025. (@fifaworldcup)

SportlinkNews - Babak penyisihan grup Piala Dunia U-17 FIFA 2025 akhirnya resmi selesai dengan penuh drama.

Setelah 72 pertandingan sengit, 32 tim terbaik akhirnya memastikan langkah ke fase gugur yang akan diumumkan pada Selasa malam waktu setempat.

Dari rangkaian penyisihan grup terakhir, Dari Grup I hingga Grup L, berbagai kejutan terjadi.

Di mana Uganda mencetak sejarah, Amerika Serikat tampil impresif lewat aksi Mathis Albert, sementara Mali memastikan tiket terakhir lewat kemenangan penting atas Arab Saudi.

Baca Juga: PBSI Bidik Hasil Optimal di Kumamoto Masters dan Australia Open 2025

Amerika Serikat mengakhiri fase grup dengan kokoh di puncak klasemen grup I. Ini berkat kemenangan 1-0 atas Republik Ceko berkat gol tunggal Mathis Albert di menit ke-78 pada laga terakhir. 

Performa pemain muda Borussia Dortmund itu membuatnya menjadi bintang lapangan, sementara AS tetap sempurna dengan tiga kemenangan dari tiga laga.

Namun, meski kalah, Ceko tetap lolos ke babak 32 besar sebagai peringkat ketiga terbaik, bergabung dengan Burkina Faso yang mengalahkan Tajikistan 2-0 lewat penalti Cherif Barro dan gol Eric Ouattara.

Kemudian di Grup J, Uzbekistan, Irlandia, dan Paraguay pun menyusul ke fase gugur. Di laga terakhir ini, Uzbekistan tampil luar biasa dengan kemenangan telak 6-1 atas Panama. 

Baca Juga: BTN Ungkap Alasan Timnas U-22 Hadapi Mali Jelang SEA Games 2025

Gol-gol mereka lahir dari enam pemain berbeda, termasuk Abubakir Shukurullaev dan Sadriddin Khasanov, yang menegaskan dominasi Asia Tengah di turnamen ini.

Sementara itu, Irlandia menahan Paraguay 0-0 untuk mengamankan posisi puncak grup. Paraguay pun tetap melaju berkat hasil imbang tersebut.

Pelatih Irlandia, Colin O'Brien, menyebut hasil ini sebagai bukti kerja keras timnya. "Kami telah mencapai tujuan kami, memuncaki grup, dan para pemain membuat sejarah," ujarnya.

"Paraguay adalah tim yang kuat secara fisik. Mereka mampu bermain langsung, dan juga memiliki banyak hal yang dipertaruhkan dalam pertandingan ini," tambah O'Brien. 

Baca Juga: Heat Menang Dramatis, Dunk Wiggins Jadi Penentu di 0,4 Detik Terakhir

Kejutan besar terjadi di Grup K. Uganda mengalahkan Prancis 1-0 lewat gol spektakuler James Bogere dan memastikan lolos untuk pertama kalinya ke fase gugur.

Meskipun kalah, Prancis tetap melaju sebagai juara grup, disusul Kanada yang menang 2-1 atas Chili. Namun, selisih gol membuat Chile tersingkir dengan menyakitkan, meski mengakhiri turnamen dengan kemenangan.

Pelatih Uganda, Brian Ssenyondo, menyebut kemenangan atas Prancis sebagai momen bersejarah.

Pertama kali hadir dan berhail lolos dari Grup, plus bisa mengalahkan Prancis, sesuatu yang menurutnya sangat berarti banyak untuk timnya. 

Baca Juga: Baru Saja Pensiun, Jonathan Rea Malah Dipanggil Honda untuk Menjadi Pembalap Penguji

"Kami mengalahkan tim besar yang punya reputasi. Kami datang ke sini dengan karakter, dan kami menang," ujarnya penuh emosi.

"Ini sangat berarti banyak untuk kami. Apalagi bila mengingat Prancis finis kedua di turnamen terakhir," pungkas Ssenyondo. 

Lalu di Grup L, Austria menutup fase grup dengan rekor sempurna usai menundukkan Selandia Baru 4-1. Nicolas Jozepovic membuka keunggulan, disusul Dominik Dobis dan dua gol dari Hasan Deshishku di akhir laga.

Sementara itu, Mali memastikan langkah mereka dengan kemenangan 2-0 atas Arab Saudi berkat gol Raymond Bomba dan Ibrahim Diakite.

Baca Juga: Timnas U-22 Mulai TC Tahap Kedua, Indra Sjafri Seleksi Ketat Menuju SEA Games 2025

Hasil itu membuat Mali finis di posisi kedua, sementara Arab Saudi tersingkir akibat poin fair play yang lebih buruk dibanding Meksiko.

Dengan berakhirnya fase grup, ke-32 tim akan diurutkan berdasarkan performa mereka di fase sebelumnya untuk menentukan jadwal babak gugur.

Banyak pelatih menyebut bahwa fase gugur akan menjadi "kompetisi baru", di mana tekanan meningkat dan kesalahan kecil bisa berarti akhir perjalanan.

"Sekarang turnamen yang sebenarnya baru dimulai," kata pelatih Paraguay, Mariano Uglessich.

Baca Juga: Jerman Sapu Bersih Empat Gelar di Kejuaraan Dunia Bersepeda UCI Indoor 2025

Daftar Tim yang Lolos dari Grup I–L:

Grup I: Amerika Serikat, Burkina Faso, Ceko

Grup J: Republik Irlandia, Uzbekistan, Paraguay

Grup K: Prancis, Kanada, Uganda

Grup L: Austria, Mali

Tags

Terkini

Pemain LALIGA Dominasi Final Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:37 WIB