internasional

Puluhan Tahun Menunggu, Empat Negara Akhirnya Kembali ke Pentas Piala Dunia 2026

Kamis, 4 Desember 2025 | 15:18 WIB
Logo FIFA World Cup 2026 (FIFA)

SportlinkNews - Menjelang undian final Piala Dunia FIFA 2026 pada Jumat, 5 Desember 2025, empat negara hadir dengan cerita paling emosional.

Setelah puluhan tahun hanya menjadi penonton, Austria, Haiti, Norwegia, dan Skotlandia akhirnya kembali ke turnamen sepak bola dunia terbesar di dunia tersebut. 

Kembalinya mereka bukan sekadar statistik. Ini adalah kisah ketekunan, regenerasi, dan kebangkitan sepak bola nasional setelah puluhan tahun berada di luar sorotan. Berikut rangkuman perjalanan dan sosok penting di balik comeback mereka.

Baca Juga: Pelatih Borneo FC Fabio Lefundes: Siapa yang Meragukan Kami, Mereka Tidak Paham Sepak Bola

Austria 

Terakhir tampil pada Piala Dunia 1998, Austria saat itu dikenal sebagai tim penuh determinasi, meski gagal lolos dari fase grup setelah tiga laga ketat. Kini, perjalanan baru mereka menuju 2026 dibangun lewat konsistensi sejak awal kualifikasi. 

Austria memimpin Grup H dengan kemenangan penting atas Rumania serta Bosnia dan Herzegovina.

Namun tiket otomatis sempat nyaris tergelincir saat mereka tertinggal dari Bosnia pada pertandingan terakhir, sebelum Michael Gregoritsch mencetak gol penyelamat di menit akhir.

Baca Juga: Duel Persib vs Borneo FC Tidak akan Mudah, Bojan Hodak Minta Bantuan Bobotoh

Di era lalu, Toni Polster menjadi simbol kejayaan Austria. Kini, generasi modern memiliki deretan pemain kaliber elit seperti Marcel Sabitzer, Christoph Baumgartner, dan Konrad Laimer. 

Namun perhatian tetap tertuju pada kapten David Alaba, sosok berpengalaman yang menjadi poros kestabilan tim di semua lini

Haiti 

Kompetisi 1974 menjadi satu-satunya jejak Haiti di Piala Dunia, ketika mereka berani menantang negara-negara besar di grup berat bersama Italia, Argentina, dan Polandia.

Baca Juga: Bagaimana Ruben Amorim Mengubah Manchester United Menjadi Spesialis Bola Mati

Kekalahan memang tak terelakkan, tetapi gol Emmanuel Sanon, yang menaklukkan Dino Zoff, menjadi momen abadi yang hingga hari ini masih dikenang.

Setelah lebih dari lima dekade menunggu, Haiti akhirnya kembali. Mereka menyingkirkan tim-tim kuat seperti Kosta Rika dan Honduras di fase kualifikasi, bahkan memastikan tiket lewat kemenangan meyakinkan 2-0 atas Nikaragua.

Kini, tongkat estafet berada di tangan Duckens Nazon.

Baca Juga: Chelsea Dipermak Leeds, Estevao Lolos dari Kartu Merah

Enam golnya, termasuk hat-trick krusial ke gawang Kosta Rika, bukan hanya membawa Haiti lolos, tetapi juga menempatkannya di ambang rekor sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa negaranya.

Norwegia 

Piala Dunia 1998 dikenang sebagai momen heroik Norwegia. Setelah dua hasil imbang, mereka mengejutkan dunia dengan mengalahkan Brasil 2-1, berkat gol telat Tore Andre Flo dan rekan-rekannya.

Kini, Norwegia kembali dengan cara yang lebih meyakinkan setelah 28 tahun. Mereka meraih poin sempurna di Grup I dan mencetak 37 gol, termasuk tujuh ke gawang Italia. 

Baca Juga: Malaysia Menerima  Kabar Buruk Menjelang Pertandingan Akbar Melawan U-22 Vietnam di SEA Games

Dominasi total ini menunjukkan kualitas generasi yang dipimpin Martin Odegaard dan dipertajam oleh mesin gol paling mematikan di Eropa, yakni Erling Haaland.

Haaland, yang sudah menjadi pencetak gol terbanyak Norwegia pada usia 24 tahun, mencatat 16 gol hanya dalam delapan pertandingan kualifikasi. Sebuah catatan yang menjadi fondasi kuat kebangkitan mereka.

Skotlandia

Pada 1998, Skotlandia hanya mengumpulkan satu poin dan finis di dasar klasemen Grup A. Tak ada bintang menonjol kala itu, meski John Collins sempat dikenang lewat gol penalti ke gawang Brasil.

Baca Juga: Lindsey Vonn Bikin Jantung Berdebar Kencang Berpose Tanpa Bra

Setelah tahun-tahun naik-turun, Skotlandia kembali ke Piala Dunia dengan cara yang dramatis. Kampanye mereka tidak selalu meyakinkan, tetapi laga terakhir  menjadi penentu segalanya. 

Lewat empat gol, di mana dua diantaranya tercipta di masa tambahan waktu, sukses membalikkan keadaan dan membuat mereka menyalip Denmark untuk merebut posisi puncak.

Saat ini, Scott McTominay menjadi wajah kebangkitan. Dinobatkan sebagai MVP Serie A 2025 bersama Napoli, gelandang bertipe box-to-box itu menjadi pahlawan lewat gol akrobatik yang membuka keunggulan dalam laga krusial kontra Denmark.

Tags

Terkini

Nasib Tragis N'Golo Kante di Piala Dunia 2026

Minggu, 19 Juli 2026 | 19:17 WIB

Inggris 6 Prancis 4: Pertandingan Paling Gila

Minggu, 19 Juli 2026 | 06:33 WIB