SportlinkNews - Fase gugur Liga Champions 2025/26 juga akan mempertemukan pasukan Inter Milan menghadapi raksasa sepak bola Norwegia, Bodo/Glimt di Stadion Aspmyra Rabu, 18/2/2026 waktu setempat.
Ini bukan pertama kalinya Inter Milan dan Bodo/Glimt bertemu. Kedua klub sebelumnya saling berhadapan di babak 16 besar Piala Winners' Cup 1978/79, ketika tim Norwegia itu melakukan debut mereka di San Siro.
Pertandingan tersebut terbukti berat sebelah. Inter asuhan Eugenio Bersellini menyapu bersih tim tamu dengan kemenangan telak 5-0 di leg pertama di Milan, berkat gol dari Beccalossi, hat-trick dari Altobelli, dan gol telat dari Muraro.
Baca Juga: Cara Mudah Tetap Bugar Selama Menjalani Ibadah Puasa Ramadan
Leg kedua mengikuti skenario yang serupa. Setelah Bodo/Glimt sempat unggul, Altobelli menyamakan kedudukan dari titik penalti sebelum Scanziani memastikan kemenangan 2-1.
Laga ini akan menjadi pertandingan Eropa ketiga Inter Milan di Norwegia. Pertandingan terakhir adalah hasil imbang 2-2 melawan Rosenborg pada September 2022.
Sedangkan pertandingan lainnya adalah kemenangan Inter Milan 2-1 melawan Bodo/Glimt pada Oktober 1978.
Baca Juga: Persijap Jepara Ambil Langkah Strategis Demi Bertahan di Super League
Menghadapi laga krusial ini, pelatih Inter Milan, Cristian Chivu mengataan ini akan menjadi laga penting bagi skuat asuhannya.
"Kami menyadari perjalanan kami, kami telah bermain cukup baik, tetapi sayangnya kami tidak mengamankan kualifikasi langsung ke Babak 16 Besar."
"Sekarang kami harus melalui play-off melawan tim tangguh yang telah menyulitkan City dan Real."
Baca Juga: Marcos Reina Benahi Lini Pertahanan Persik Jelang Duel dengan Bhayangkara FC
"Kami tahu mereka adalah tim yang kuat, karena level yang telah mereka capai saat ini tetapi juga karena pertumbuhan sepak bola Norwegia, dengan tim nasional yang telah lolos langsung ke Piala Dunia," ujar Chivu.
Chivu mengakui perkembangan sepak bola di Norwegia mengalami kemajuan yang pesat. "Yang membuat kami terkesan adalah apa yang telah dilakukan Bodo dan apa yang bisa mereka lakukan."