internasional

Spalletti Sebut Kekalahan Juventus dari Galatasaray Tiga Langkah Mundur

Rabu, 18 Februari 2026 | 18:23 WIB
Luciano Spalletti tetap merendah meski Juventus menghajar Cremonese 5-0.

SportlinkNews - Juventus terus terjebak dalam performa negatif. Klub asal Turin tersebut kini telah melalui empat pertandingan beruntun tanpa kemenangan di seluruh kompetisi.

Momentum terbaru bagi Juventus datang dari leg pertama play-off 16 besar Liga Champions 2025/26. Dalam duel tersebut Bianconeri dibantai Galatasaray 5-2 di Rams Park, Rabu (18/2) dini hari WIB.

Dalam laga tersebut, gol Juventus hanya dicetak Teun Koopmeiners pada menit ke-16 dan 32. Sementara Galatasaray memetik lima gol lewat Gabriel Sara (15'), Noa Lang (49', 74'), Davinson Sanchez (60'), dan Sacha Boey (86').

Baca Juga: Cara Mudah Tetap Bugar Selama Menjalani Ibadah Puasa Ramadan

Situasi Juventus kian berat karena bermain dengan 10 pemain. Juan Cabal, yang masuk menggantikan Andrea Cambiaso, diganjar kartu merah pada menit ke-67.

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, menilai kemunduran anak asuhnya bukan hanya satu langkah, melainkan tiga langkah. Hal ini terkait karakter permainan dan kesalahan yang kerap muncul di lapangan.

"Kami mengakhiri babak pertama dengan buruk, mencoba untuk kembali ke performa terbaik dan mengubah beberapa hal, tetapi kami benar-benar kehilangan karakter. Ini bukan satu langkah mundur, tetapi tiga langkah mundur malam ini," kata Spalletti dikutip Sky Sport Italia.

Baca Juga: Persijap Jepara Ambil Langkah Strategis Demi Bertahan di Super League

Spalletti juga menyoroti risiko yang diambil Cambiaso, yang hampir menerima kartu kuning kedua sebelum diganti. Namun, tim malah menerima dua kartu kuning tambahan dalam 15 menit pertama babak kedua.

"Jelas, Cambiaso mengambil risiko kartu kuning kedua di akhir babak pertama, dalam pertandingan seperti ini ketika Anda memiliki seseorang yang sudah mendapat kartu kuning, bijaksana untuk melakukan pergantian pemain," ucapnya.

"Namun, kami menerima dua kartu kuning lagi dalam 15 menit pertama, kemudian kami semakin merugikan diri sendiri dengan tidak mengenali bahaya dalam situasi tersebut," ia menambahkan.

Baca Juga: Marcos Reina Benahi Lini Pertahanan Persik Jelang Duel dengan Bhayangkara FC

Meski kebobolan banyak gol, Spalletti tetap menaruh kepercayaan pada pendekatan ofensif untuk memperbaiki pertahanan. Ia percaya Juventus masih punya kans untuk lolos.

"Saya yakin kami bisa meringankan beban pertahanan jika kami mampu bermain sepak bola (ofensif). Jika kami membangun barikade dan melakukan serangan balik, kami tidak memiliki pemain yang cocok untuk pendekatan seperti itu, kami tidak memiliki pemain yang cukup solid untuk tidak membiarkan apa pun masuk."

Halaman:

Tags

Terkini

Inggris 6 Prancis 4: Pertandingan Paling Gila

Minggu, 19 Juli 2026 | 06:33 WIB