SportlinkNews - Pelatih Cristian Chivu percaya bahwa kelelahan Inter akibat jadwal yang padat adalah alasan kekalahan memalukan 1-2 melawan tim liliput Norwegia, Bodo Glimt, di babak play-off Liga Champions.
Inter menghadapi kesulitan bahkan sebelum leg kedua play-off. Mereka kalah 1-3 di Norwegia pekan lalu. Ini berarti bahwa ketika mereka bertemu lagi pagi ini, Inter harus menang dengan selisih minimal dua gol.
Mereka mengepung gawang Bodo Glimt, untuk waktu yang lama, tetapi tanpa hasil. Di babak kedua, Jens Petter Hauge dan Hakon Evjen mencetak dua gol untuk memberi tim Norwegia kemenangan 2-1 dan kemenangan agregat 5-2.
Baca Juga: Bodo/Glimt Jegal Inter Milan di Liga Champions, Cristian Chivu: Kami Kehabisan Tenaga di Babak Kedua
Ini adalah tonggak sejarah bagi Inter, karena ini menandai pertama kalinya mereka tersingkir dari Liga Champions oleh tim di luar lima liga top Eropa (Inggris, Spanyol, Jerman, Italia, dan Prancis).
Ini juga pertama kalinya sejak perempat final 2010/11 Inter Milan kalah baik di kandang maupun tandang di babak gugur Liga Champions.
Hasil mengecewakan ini menambah luka bagi pelatih Chivu. Dalam sebuah wawancara dengan Sky Sport Italia, ia mengakui telah berusaha sebaik mungkin melawan tim yang sangat terorganisir dengan gaya bertahan yang dalam.
"Saya tidak menyalahkan para pemain karena mereka telah berusaha sebaik mungkin untuk mencetak gol, mereka telah memberikan segalanya," kata Chivu.
Baca Juga: Data dan Fakta Menarik Jelang Duel Juventus vs Galatasaray di Fase Gugur Liga Champions
"Ada banyak kekecewaan. Sayangnya, kami harus menghadapi tim yang jauh lebih energik daripada kami, dan kami harus memberi selamat kepada mereka karena mereka pantas lolos."
Menurut Chivu, alasannya adalah Inter harus memainkan terlalu banyak pertandingan. Ia benar karena sejak awal 2026, sementara Inter telah memainkan 15 pertandingan, Bodo Glimt, hanya memainkan 4 pertandingan resmi.
Jadwal tim Norwegia hampir empat kali lebih jarang daripada Inter karena musim domestik mereka belum dimulai.
Baca Juga: MotoGP Bakal Terapkan Aturan Standar Gaji Minimum Pembalap Kelas Utama
Chivu percaya jadwal pertandingan telah berdampak. "Sangat sulit untuk memiliki cukup energi ketika Anda bermain setiap tiga hari," katanya.