internasional

Bologna Vs Roma: Derbi Italia di Liga Europa, Freuler Jadi Senjata Rahasia

Kamis, 12 Maret 2026 | 13:51 WIB
Remo Freuler hafal betul gaya bermain racikan Gian Piero Gasperini.

SportlinkNews - Remo Freuler bisa menjadi senjata rahasia Bologna dalam pertemuan Liga Europa melawan Roma. "Saya hafal betul gaya bermain Gian Piero Gasperini," tandasnya.

Leg pertama babak 16 besar Liga Europa ini akan dimulai di Stadio Dall’Ara pada hari Kamis atau Jumat (13/3) dini hari WIB. Bologna akan menjamu Roma.

Bisa dipastikan kedua tim tidak akan banyak memberikan kejutan, mengingat ini adalah derbi Italia di panggung UEFA, tetapi beberapa pemain bahkan lebih siap.

Baca Juga: Ingin Otak Makin Cerdas? Kuncinya Ada pada Kebugaran Fisik

Freuler mencatatkan 254 penampilan di bawah pelatih Roma, Gasperini, ketika mereka bekerja bersama di Atalanta dari tahun 2016 hingga 2022, mencetak 20 gol dan memberikan 23 assist.

“Saya hafal betul gaya bermain Gasperini, meskipun dia juga telah mengubah beberapa hal dalam gaya bermainnya beberapa tahun terakhir,” kata Freuler kepada Sky Sport Italia.

“Dasar-dasarnya masih kurang lebih sama, dan saya akan sangat senang melihatnya lagi besok.”

Baca Juga: Valverde Menggila! Borong Seluruh Gol Kemenangan Saat Real Madrid Habisi Manchester City

Gasperini menyimpan beberapa keputusan hingga menit terakhir, dan sekarang menggunakan dua pemain di posisi trequartista untuk mendukung penyerang tengah, terutama karena banyak cedera di lini serang.

“Saya juga tahu penyesuaian yang dia lakukan, apakah dia bermain dengan tiga penyerang atau gelandang tambahan, saya tahu pemikiran yang ada di benaknya. Kita lihat saja apa yang terjadi.”

Freuler meninggalkan Atalanta pada tahun 2022 untuk Nottingham Forest, tetapi kembali dalam waktu satu tahun ke Serie A, di mana ia menikmati kehidupan baru bersama Bologna.

Baca Juga: Susunan Pemain Bologna Vs Roma untuk Pertandingan Babak 16 Besar Liga Europa

Ini berarti dia sudah pergi sebelum Atalanta memenangkan trofi Liga Europa, tetapi dia memang mengalami beberapa kesuksesan Eropa di sana.

“Saya ingat bagaimana kami menari setelah pertandingan melawan Shakhtar Donetsk, ketika kami lolos ke babak 16 besar Liga Champions. Saya masih merasakan kegembiraan itu, seperti halnya hubungan baik kami di dalam dan di luar lapangan,” kata pemain internasional Swiss itu.

Halaman:

Tags

Terkini

Tekuk Kroasia, Skuad Belgia Masih Adaptasi

Rabu, 3 Juni 2026 | 16:44 WIB