internasional

Messi Dituduh Mengidap Sindrom Bintang, Takut Kalah, Batalkan Pertandingan Melawan Lamine Yamal

Senin, 16 Maret 2026 | 10:35 WIB
Lionel Messi mempengaruhi pembatalan pertandingan Argentina vs Spanyol.

Di luar masalah profesional, Asosiasi Sepak Bola Argentina juga ingin menerima biaya penyelenggaraan yang setara dengan yang diharapkan ketika pertandingan diadakan di Qatar.

Dalam pernyataan resmi, UEFA mengatakan bahwa setelah banyak diskusi dengan penyelenggara di Qatar, mereka terpaksa mengkonfirmasi bahwa pertandingan tidak dapat berlangsung sesuai rencana.

UEFA menyatakan kekecewaannya karena keadaan yang tidak terduga mencegah kedua juara kontinental tersebut untuk berkompetisi memperebutkan gelar Finalissima – sebuah turnamen yang dibuat sebagai bagian dari kemitraan antara UEFA dan CONMEBOL untuk menghormati tim-tim terkuat di Eropa dan Amerika Selatan.

Baca Juga: Lazio 1-0 Milan: Gila & Isaksen Bantu Merusak Mimpi Comeback Rossoneri Meraih Scudetto

Pada edisi terakhir tahun 2022, Argentina mengalahkan Italia 3-0 di Stadion Wembley untuk memenangkan kejuaraan.

UEFA menyatakan bahwa mereka telah berupaya mencari solusi alternatif meskipun waktu persiapan sangat singkat.

Opsi pertama adalah mengadakan pertandingan di Stadion Santiago Bernabéu di Madrid dengan jumlah penonton yang terbagi rata antara kedua tim, tetapi Argentina menolak.

Opsi kedua adalah menyelenggarakan pertandingan dalam format dua leg, satu pertandingan di Madrid pada 27 Maret dan yang lainnya di Buenos Aires selama periode FIFA Days sebelum UEFA Euro 2028 dan Copa America 2028. Proposal ini juga ditolak.

Baca Juga: Barcelona Merayakan Hari Pemilihan dengan Penampilan Lima Bintang dalam Kemenangan atas Sevilla

Opsi terakhir adalah mencari tempat netral di Eropa untuk menyelenggarakan pertandingan pada 27 Maret atau menundanya hingga 30 Maret, tetapi Argentina terus menolak ini.

Argentina kemudian mengusulkan untuk mengadakan pertandingan setelah Piala Dunia, tetapi jadwal Spanyol tidak memungkinkan.
Pada akhirnya, mereka hanya bersedia bermain pada 31 Maret – tanggal yang juga tidak sesuai dengan jadwal lawan mereka.

Oleh karena itu, UEFA terpaksa mengambil keputusan akhir untuk membatalkan Finalissima tahun ini.

Federasi Sepak Bola Eropa juga berterima kasih kepada otoritas Qatar, Real Madrid, dan Federasi Sepak Bola Spanyol atas dukungan mereka dalam menemukan solusi untuk menyelenggarakan pertandingan dalam waktu sesingkat itu.

Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN) 

Halaman:

Tags

Terkini

Nasib Tragis N'Golo Kante di Piala Dunia 2026

Minggu, 19 Juli 2026 | 19:17 WIB

Inggris 6 Prancis 4: Pertandingan Paling Gila

Minggu, 19 Juli 2026 | 06:33 WIB