internasional

Krisis Identitas Gli Azzurri, Sepak Bola Italia Perlu Reformasi Total Usia Muda

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:32 WIB
Jalan Italia menuju Piala Dunia 2026 masih panjang.

SportlinkNews - Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, melontarkan kritik pedas sekaligus saran strategis demi memicu kebangkitan sepak bola Italia. Pernyataan ini muncul di tengah keprihatinan mendalam atas menurunnya prestasi Gli Azzurri di panggung internasional dalam satu dekade terakhir.

Sepak bola Italia memang tengah berada dalam fase dekadensi yang mengkhawatirkan. Luka lama akibat kegagalan menembus putaran final Piala Dunia dua edisi beruntun, yakni 2018 dan 2022, masih menjadi momok yang menghantui publik pencinta bola di Negeri Pizza.

Tragedi disingkirkan oleh Swedia dan Makedonia Utara pada babak play-off masa lalu seolah menjadi bukti sahih penurunan standar kompetisi mereka. Italia yang dahulu dikenal sebagai kiblat sepak bola dunia, kini harus berjuang keras sekadar untuk tampil di putaran final.

Baca Juga: Persija Training Ground Kembali Bergairah, Skuat Macan Kemayoran Mulai Berlatih Intensif

Keterpurukan ini makin dipertegas dengan fakta pahit di level klub pada musim 2025/26. Tidak adanya satu pun wakil Italia yang berhasil menembus babak perempat final Liga Champions musim ini menjadi sinyal kuat bahwa klub-klub Serie A mulai kehilangan daya saing.

Kini, Timnas Italia kembali berada di persimpangan jalan saat harus menghadapi Irlandia Utara dalam laga hidup mati semifinal play-off Piala Dunia 2026. Pertandingan krusial ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Gewiss, Bergamo, pada Jumat (27/3) dini hari WIB.

Menjelang laga yang diselimuti bayang-bayang kegagalan masa lalu tersebut, Allegri mencoba memberikan perspektif berbeda. Alih-alih hanya fokus pada taktik di lapangan, ia menyoroti masalah fundamental yang mendasari kemerosotan sepak bola di negaranya.

Baca Juga: Persib Siap Hadapi 9 Sisa Pertandingan Super League, Marc Klok: Setiap Laga adalah Final!

Allegri berpendapat bahwa Italia tidak perlu membuang energi untuk meniru filosofi sepak bola negara lain. Menurutnya, setiap negara memiliki identitas dan budaya sepak bola yang unik yang tidak bisa serta-merta diduplikasi.

"Kami lahir dan dibesarkan seperti ini dan kami telah berevolusi. Kami tidak seharusnya meniru negara lain dengan budaya yang berbeda," ujar Allegri dikutip Football Italia.

Pelatih yang kenyang pengalaman di Serie A ini menekankan pentingnya penguatan sektor pemain muda. Baginya, menyiapkan generasi masa depan dengan formula yang tepat adalah kunci utama jika Italia ingin kembali disegani di kancah dunia.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Raih Podium 3 Moto3 di Grand Prix Brasil

"Sejarahnya berbeda dari klub ke klub. Kami perlu memperbaiki sektor pembinaan pemain muda dan menemukan formula yang berbeda," ucapnya.

Allegri juga menyoroti fenomena beralihnya minat anak-anak di Italia dari sepak bola ke cabang olahraga lain, seperti tenis. Ia merasa khawatir jika dunia sepak bola tidak segera berbenah, talenta-talenta potensial akan terus berkurang.

Halaman:

Tags

Terkini

Tekuk Kroasia, Skuad Belgia Masih Adaptasi

Rabu, 3 Juni 2026 | 16:44 WIB