SportlinkNews - Pelatih Belanda, Ronald Koeman, melontarkan kritik tajam terhadap performa Ryan Gravenberch meskipun timnya meraih kemenangan. Ia merasa kecewa dengan kedisiplinan posisi gelandang tersebut yang dianggap menjadi penyebab terciptanya gol lawan.
Belanda sebenarnya berhasil mengalahkan Norwegia dengan skor tipis 2-1 dalam laga uji coba di Johan Cruyff Arena, Sabtu (28/3). Tim Oranye sempat tertinggal lebih dulu melalui gol yang dicetak oleh pemain Norwegia, Andreas Schjelderup.
Beruntung bagi tuan rumah, Virgil van Dijk dan Tijjani Reijnders mampu mencatatkan nama di papan skor untuk membalikkan keadaan. Namun, kemenangan tersebut tidak lantas membuat Koeman merasa puas dengan kinerja seluruh pemain di lapangan.
Baca Juga: Nicolo Bulega Tampil Prima di Race 1 dan Superpole Race WorldSBK Portugal
Sorotan utama sang pelatih tertuju pada sosok Gravenberch yang dipercaya tampil sejak menit awal pertandingan. Pemain milik klub Liverpool tersebut diinstruksikan untuk mengisi peran vital sebagai gelandang bertahan dalam skema tim.
Jika merujuk pada data statistik yang dirilis oleh SofaScore, performa individu Gravenberch sebenarnya tidak terlihat buruk secara angka. Ia tercatat melakukan dua tembakan, dua dribel sukses, satu intersep, serta memenangi lima kali duel fisik.
Gravenberch menghabiskan waktu selama 82 menit di atas lapangan sebelum akhirnya ditarik keluar. Ia kemudian digantikan oleh Jerdy Schouten untuk menjaga stabilitas lini tengah di sisa waktu pertandingan yang ada.
Baca Juga: Herdman Soroti Kunci Kemenangan Garuda, Fokus Hadapi Bulgaria di Final
Kendati memiliki statistik ofensif yang lumayan, Koeman justru menyoroti kemalasan sang pemain saat harus membantu pertahanan. Gravenberch dinilai gagal memberikan perlindungan maksimal kepada sisi kiri pertahanan yang dikawal oleh Denzel Dumfries.
Pelatih kawakan tersebut menganggap Gravenberch terlalu pasif dan tidak bergerak cepat untuk menutup ruang kosong di area pertahanan. Kelalaian ini berakibat fatal karena memberikan celah bagi pemain Norwegia untuk mencetak gol pembuka di laga itu.
"Ryan tidak melakukan apa pun di sana! Dia perlu lebih cepat menjangkau Denzel [Dumfries]," ujar Koeman dengan nada kecewa.
Baca Juga: Senggol Fabio Di Giannantonio, Marc Marquez Diganjar Long Lap Penalty
Eks pelatih Barcelona itu menegaskan koordinasi antara lini tengah dan lini belakang masih menjadi masalah besar yang harus segera dibenahi. Ia menginginkan adanya bantuan yang lebih solid dari pemain tengah kepada bek sayap saat berada dalam tekanan.
"Dia terlalu maju di sana. Momen-momen seperti itu di area penalti perlu diperbaiki," tutur Koeman menjelaskan kesalahan posisi yang dilakukan Gravenberch.