SportlinkNews - Hitung mundur menuju Piala Dunia FIFA 2026 terus berlanjut. Dengan 73 hari tersisa, catatan sejarah mengingatkan bahwa tak semua pertandingan bisa diselesaikan dalam 90 menit.
Sepanjang sejarah turnamen, tercatat 73 laga harus berlanjut ke babak tambahan.
Dari jumlah tersebut, 31 pertandingan tuntas dalam perpanjangan waktu, sementara 35 lainnya ditentukan melalui adu penalti, format yang mulai digunakan sejak Piala Dunia FIFA 1978.
Baca Juga: Meski Berakhir Runner-up, Erick Lihat Fondasi Kuat Timnas Mulai Terbentuk
Bahkan, enam laga di era sebelumnya harus diulang karena belum adanya mekanisme penentuan pemenang.
Menariknya, tren terbaru menunjukkan ketatnya persaingan. Sembilan dari 10 laga terakhir yang berlanjut ke extra time berakhir lewat drama adu penalti, menegaskan bahwa margin kemenangan semakin tipis di level tertinggi.
Dalam sejarahnya, perpanjangan waktu juga pernah ditentukan lewat sistem gol emas.
Baca Juga: FIFA Series 2026: Kalah Tipis dari Bulgaria, Idzes Soroti Progres Positif Timnas
Momen ikonik itu di antaranya hadir lewat gol Laurent Blanc untuk Prancis pada 1998, serta tiga gol serupa di edisi 2002 yang dicetak Henri Camara, Ahn Jung-hwan, dan Ilhan Mansiz.
Tak hanya di fase gugur awal, babak final pun kerap menghadirkan tensi tinggi. Delapan dari 21 final Piala Dunia harus ditentukan lewat perpanjangan waktu, termasuk empat dari lima edisi terakhir.
Salah satu tim yang identik dengan drama extra time adalah Timnas Kroasia.
Baca Juga: Dominasi Aprilia di Awal Musim 2026 Paksa Marc Marquez Putar Otak
Dalam dua edisi terakhir, mereka lima kali bermain hingga perpanjangan waktu dan selalu keluar sebagai pemenang, termasuk saat menyingkirkan Denmark, Rusia, dan Inggris pada 2018, serta Jepang dan Brasil pada 2022.
Sementara itu, rekor pertandingan paling produktif di babak tambahan tercipta pada semifinal Piala Dunia FIFA 1970. Duel klasik antara Italia dan Jerman Barat menghasilkan lima gol di extra time, dengan Italia menang dramatis 4-3.
Secara individu, beberapa pemain juga mencatatkan prestasi unik dengan mencetak dua gol di perpanjangan waktu. Mereka adalah Leonidas (1938), Sandor Kocsis (1954), Geoff Hurst (1966), Gerd Muller (1970), dan Roger Milla (1990).
Baca Juga: Deschamps Tantang Skuad Prancis, Buktikan di Lapangan Bukan Lewat Kata
Dengan catatan tersebut, jelas bahwa ketika 90 menit tak cukup, Piala Dunia selalu punya cara menghadirkan drama yang tak terlupakan.