Hingga saat ini, markas besar FIFA di Zurich belum mengeluarkan pernyataan resmi guna menanggapi ancaman mundur dari salah satu kekuatan sepak bola Asia tersebut. Kondisi tersebut menciptakan awan mendung dalam persiapan Piala Dunia 2026 yang kini mulai tergerus oleh kepentingan politik internasional.
Dinamika ini diprediksi terus berkembang mengingat waktu pembukaan Piala Dunia 2026 yang makin dekat bagi para kontestan. Publik kini menanti bagaimana FIFA akan menyelesaikan konflik sensitif ini agar tidak mencederai sportivitas dan kemeriahan pesta sepak bola global.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)