SportlinkNews - FIFA, secara mengejutkan merilis kategori tiket tambahan dengan harga yang jauh lebih mahal untuk perhelatan Piala Dunia 2026 mendatang. Penonton kini harus merogoh kocek hingga 4.105 dolar AS atau sekitar Rp70,16 juta untuk mendapatkan kursi kategori 1 barisan depan pada laga pembuka Amerika Serikat.
Laga perdana tim nasional AS melawan Paraguai tersebut dijadwalkan berlangsung di Inglewood, California, pada 12 Juni mendatang. Kemunculan harga baru ini menjadi sorotan tajam lantaran pekan lalu otoritas sepak bola tersebut baru saja menetapkan harga tertinggi di angka 2.735 dolar AS.
Strategi pemasaran FIFA kini memperkenalkan label "kategori depan" untuk posisi tempat duduk yang dianggap paling eksklusif di dalam stadion. Selain kategori termahal tersebut, FIFA juga secara diam-diam menambahkan opsi kategori tier 2 di situs resmi penjualan tiket mereka tanpa adanya pengumuman publik.
Baca Juga: Gresik Phonska Plus Selangkah ke Grand Final Proliga 2026, Tinggal Butuh Satu Kemenangan
Tiket tier 2 untuk pertandingan pembuka Amerika Serikat tersebut dibanderol dengan kisaran harga antara 1.940 dolar AS hingga 2.330 dolar AS per lembar. Temuan mengenai perubahan skema harga yang dilakukan secara mendadak ini pertama kali dilaporkan oleh media The Athletic pada hari Kamis pekan ini.
Piala Dunia edisi ke-23 ini dijadwalkan bergulir mulai 11 Juni hingga 19 Juli mendatang di 16 kota tuan rumah yang berbeda. Turnamen akbar ini melibatkan kolaborasi tiga negara besar yakni Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada sebagai penyelenggara kompetisi sepak bola paling prestisius tersebut.
Berdasarkan dokumen informasi produk yang dirilis pada September lalu, FIFA awalnya mendefinisikan kategori 1 sebagai kursi dengan harga paling tinggi di tribune bawah. Namun, perkembangan terbaru menunjukkan adanya perubahan kebijakan di mana sejumlah kursi dari kategori tersebut tampaknya ditahan untuk dijual belakangan dengan harga premium.
Baca Juga: Hasil Super League: Eksel Runtukahu Pimpin Persija Libas Persebaya
Kategori 2 kini didefinisikan sebagai area yang berada di luar jangkauan kategori 1 dan tersedia di wilayah tribune bawah maupun atas. Hingga saat ini, pihak FIFA belum memberikan respons resmi terkait surat elektronik yang dikirimkan oleh awak media guna mengklarifikasi perubahan harga tersebut.
Kenaikan harga yang signifikan ini ternyata tidak hanya terjadi pada laga yang melibatkan tim nasional Amerika Serikat semata. Untuk pertandingan antara Kanada melawan Bosnia dan Herzegovina di Toronto, harga tiket kategori depan juga melonjak drastis hingga menyentuh angka 3.360 dolar AS.
Tren kenaikan biaya menonton ini juga merambah ke babak gugur, termasuk pada pertandingan babak 16 besar yang akan digelar di Philadelphia. Penonton di Stadion Lincoln Financial Field dilaporkan akan dikenakan biaya tambahan hingga 905 dolar AS untuk kategori kursi tertentu yang baru saja dirilis.
Baca Juga: Hasil Super League: Persijap Hentikan Kemenangan Beruntun Bhayangkara FC
Lonjakan harga yang paling fantastis terlihat pada tiket pertandingan final yang akan diselenggarakan di MetLife Stadium, New Jersey. Harga tiket untuk partai puncak tersebut kini merangkak naik hingga menyentuh angka 10.990 dolar AS atau setara dengan Rp188 juta per kursi.
Padahal, pada periode penjualan awal di bulan Desember silam, harga tertinggi untuk laga final tersebut "hanya" dipatok pada angka 8.680 dolar AS. Kenaikan tajam ini terjadi di tengah pembukaan kembali akses penjualan tiket yang sebelumnya sempat terhambat oleh berbagai kendala teknis pada sistem daring.