Gresik Phonska Plus Selangkah ke Grand Final Proliga 2026, Tinggal Butuh Satu Kemenangan

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Sabtu, 11 April 2026 | 21:37 WIB
Satu kaki tim putri Gresik Phonska Plus sudah berada di babak Grand Final Proliga 2026 setelah petik kemenangan 3-1 dari Popsivo di Solo. (PBVSI)
Satu kaki tim putri Gresik Phonska Plus sudah berada di babak Grand Final Proliga 2026 setelah petik kemenangan 3-1 dari Popsivo di Solo. (PBVSI)

SportlinkNews - Satu kaki tim putri Gresik Phonska Plus sudah berada di babak Grand Final Proliga 2026. Mereka hanya membutuhkan satu kemenangan lagi pada final four putaran kedua di Semarang, 16–19 April 2026.

Di Semarang, Gresik Phonska masih akan menjalani dua pertandingan tersisa, yakni menghadapi Jakarta Electric PLN dan Jakarta Pertamina Enduro.

Sementara itu, peluang besar terbuka untuk Phonska setelah di final four seri Solo ini, di Sritex Arena, Sabtu, 11 April 2026 berhasil menundukkan Jakarta Popsivo Polwan dengan skor 3-1 (23-25, 25-21, 25-23, 25-20).

Baca Juga: Hasil Super League: Persijap Hentikan Kemenangan Beruntun Bhayangkara FC

Ini merupakan kemenangan ketiga Phonska dari empat laga yang telah dijalani pada babak empat besar ini. 

Pertandingan sengit tersaji saat Gresik Phonska Plus menghadapi Jakarta Popsivo Polwan dalam lanjutan babak final four. Duel berlangsung ketat sejak awal hingga akhir, dengan kedua tim saling menampilkan permainan agresif.

Phonska Plus langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal laga.

Baca Juga: Bidik Hasil Terbaik, Indonesia Turunkan Skuad Kombinasi di Thomas & Uber Cup 2026

Mengandalkan kekuatan lini inti yang dihuni Medi Yoku, Arnetta Putri, hingga dua pemain asing Annie Mitchem dan Oleksandra Bytsenko, mereka mencoba menekan pertahanan Popsivo.

Namun, perlawanan sengit ditunjukkan Popsivo Polwan melalui Yonkaira Pena dan Malwina Smarzek yang tampil tajam di lini serang.

Set pertama berlangsung alot. Phonska sempat unggul di pertengahan set, tetapi Popsivo mampu membalikkan keadaan lewat permainan disiplin dan blok rapat. Phonska pun harus mengakui keunggulan lawan dengan skor tipis 23-25.

Baca Juga: Perjalanan Tiwi/Fadia di Badminton Asia Championship 2026 Akhirnya Terhenti di Semifinal

Memasuki set kedua, pertandingan semakin panas. Kedua tim saling berbalas poin dalam tempo cepat.

Popsivo terus menekan, namun Phonska menunjukkan mental bertanding yang kuat. Mereka mampu memanfaatkan momen krusial dan menutup set dengan kemenangan 25-21, sekaligus menyamakan kedudukan.

Momentum mulai berpihak kepada Phonska Plus di set ketiga. Meski pertandingan tetap berjalan ketat, koordinasi permainan mereka terlihat lebih solid.

Baca Juga: Hector Souto Sempat Khawatir Sebelum Lolos ke Final ASEAN Futsal Championship 2026

Popsivo sempat unggul di fase akhir, tetapi ketenangan Phonska dalam penyelesaian akhir menjadi pembeda. Mereka berhasil membalikkan keadaan dan mengunci set ketiga dengan skor 25-23.

Pada set keempat, Phonska tampil semakin percaya diri. Mereka langsung membuka keunggulan dan terus menjaga jarak poin hingga pertengahan set.

Sementara Popsivo berupaya bangkit, tekanan yang diberikan Phonska membuat lawan kesulitan mengembangkan permainan. Phonska akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 25-20.

Baca Juga: Isi Kekosongan Kursi Pelatih, Silvio Baldini Ditunjuk Pegang Skuad Italia

Usai laga, pelatih Popsivo Polwan, Darko Dobriskov, mengakui pertandingan berjalan menarik namun lawan tampil lebih konsisten. 

"Pertandingan hari ini sangat menarik, tapi kami mengakui tim lawan bermain lebih stabil," kata Darko. "Terus terang pemain kami banyak yang muda, jadi kurang stabil. Tapi saya sangat mengapresiasi mereka."

Kapten tim Popsivo, Amalia Fajrina, menilai timnya kehilangan momentum di saat-saat penting. Padahal per set sebenarnya mereka bermain baik.  "Tapi lawan terus menekan sehingga kami kehilangan banyak momen," katanya.

Baca Juga: Carrick Pilih Fokus Benahi Manchester United Daripada Pikirkan Kontrak Permanen

Di sisi lain, pelatih Phonska Plus, Alessandro Lodi, menegaskan bahwa kemenangan ini diraih lewat kerja keras tim. Tapi, ia tidak mau para pemainnya menjadi terlalu percaya diri.

"Kemenangan hari ini menunjukkan ketangguhan tim. Lawan pun kali ini sangat kuat, bahkan sempat menekan kami. Kami hari ini menemukan performa terbaik,  tapi kami tidak boleh terlalu percaya diri," ungkapnya.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: PBVSI

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X