SportlinkNews - Stadion Camp Nou menjadi saksi bisu kemenangan krusial Barcelona atas Celta Vigo pada pekan ke-33 LaLiga, Kamis (23/4) dini hari WIB. Gol tunggal Lamine Yamal memastikan Blaugrana meraih poin penuh sekaligus memperlebar jarak dari Real Madrid.
Dominasi Barcelona membuahkan hasil manis ketika wasit menunjuk titik putih menjelang akhir babak pertama. Yamal yang maju sebagai eksekutor berhasil menyarangkan bola ke gawang lawan tepat pada menit ke-40.
Keceriaan pendukung tim Catalan seketika berubah menjadi kekhawatiran akibat insiden yang menimpa Yamal. Sesaat setelah merayakan torehannya, pemain berusia 18 tahun tersebut tampak meringis memegang bagian belakang paha kirinya.
Baca Juga: Bali United Kehilangan Boris Kopitovic di Laga Kontra Persita
Yamal menunjukkan profesionalisme tinggi dengan segera memberikan sinyal kepada bangku cadangan untuk dilakukan pergantian. Tim medis Barcelona langsung bergerak cepat memberikan perawatan awal di pinggir lapangan.
Laporan medis yang dirilis oleh Mundo Deportivo menyebutkan adanya indikasi robekan pada otot hamstring kaki kiri Yamal. Manajemen klub berencana melakukan tes lebih mendalam guna memastikan durasi absennya bintang muda tersebut.
Pelatih Barcelona, Hansi Flick tidak bisa menyembunyikan raut kecemasan terkait kondisi pilar utamanya itu. Pria asal Jerman tersebut memberikan keterangan singkat dalam sesi konferensi pers pascapertandingan berakhir.
Baca Juga: Persis Solo Bungkam Bhayangkara FC, Althaf Indie: Persis Harus Bisa Bertahan di Super League
“Kita harus menunggu. Kita harus melihat apa yang terjadi. Ada sesuatu. Dia merasakannya. Semoga tidak terlalu parah, tetapi kita harus menunggu," kata Flick tentang kondisi Yamal.
Dukungan moral juga mengalir deras dari rekan setim, termasuk Pedri yang memahami betul rasanya berjuang melawan cedera. Gelandang kreatif tersebut berharap Yamal tetap optimis dalam menghadapi fase pemulihan yang akan datang.
"Saya mendoakan yang terbaik untuknya. Dia harus tetap tenang karena dia masih muda dan pasti akan pulih dengan baik,” ucap Pedri.
Baca Juga: Persebaya Bidik Poin di Kandang Malut United, Bernardo Tavares: Jangan Ulangi Kesalahan yang Sama
Situasi ini menjadi alarm bahaya tidak hanya bagi klub, melainkan juga untuk persiapan tim nasional Spanyol. Luis de la Fuente dipastikan terus memantau perkembangan Yamal mengingat pelaksanaan Piala Dunia 2026 tidak lagi bergulir.
Turnamen akbar sejagat tersebut dijadwalkan mulai bergulir pada 11 Juni mendatang di Amerika Utara. Spanyol memikul beban besar sebagai unggulan utama di Grup H yang dihuni lawan-lawan kompetitif.